Wujudkan Kebebasan Finansial, Yuk Investasi Saat ini Juga

Berinvestasi bisa menjadi cara yang lebih cerdas untuk membangun kebebasan finansial. Tapi apa perbedaan antara menabung dan berinvestasi? Menabung adalah saat kita menghemat uang lalu memasukkannya ke tempat yang relatif aman untuk digunakan di masa depan. Sementara menginvestasikan uang adalah ketika kita membuat keputusan untuk memasukkan uang ke dalam instrumen keuangan dengan tujuan menghasilkan keuntungan.

jenis investasi

Semua investasi memiliki resiko dan tingkat risikonya berbeda-berbeda tergantung jenisnya. Kita bisa memperoleh untung, tapi juga bisa mengalami kerugian. Sebelum berivestasi, kita harus menentukan tujuan investasi, tingkat risiko yang bisa kita tahan, dan jangka waktu investasi yang akan diambil, semuanya dapat memengaruhi di mana kita akan menginvestasikan uang kita nantinya.

Tujuan ivestasi bisa sangat beragam, seperti untuk membantu kita mewujudkan impian memiliki properti, memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak, atau ingin menabung lebih banyak sehingga dapat hidup nyaman di masa pensiun.

Investasi dimana yang menjamin keuntungan yang bagus? Jawabannya adalah bahwa itu tergantung pada banyak faktor dan tidak ada formula yang akan sama persis antara orang satu dengan lainnya. Ingatlah bahwa ada risiko yang melekat pada semua investasi karena tidak selalu dijamin akan untung. Kita bisa menghasilkan uang, impas, atau bahkan menelan kerugian jika nilai investasi turun.

Baca Juga  D.E.S.E: Aplikasi Belajar Online yang Andal dan Berkualitas

Pantau Kinerja Investasi

investasi
source: thebalance.com

Dari waktu ke waktu. Investasi dapat berfluktuasi, jadi pastikan kita memantau kinerjanya untuk memastikan bahwa kita mengambil investasi yang tepat. Kinerja investasi diukur selama periode waktu tertentu, lihatlah imbal hasilnya apakah menguntungkan atau tidak. Kinerja investasi dapat dipengaruhi oleh beberapa hal seperti fluktuasi harian di pasar, tingkat risiko investasi, dan perkembangan ekonomi, seperti perubahan suku bunga, misalnya.

  • Investasi berisiko rendah – umumnya merupakan pilihan yang lebih aman, namun imbal hasil yang diberikan kemungkinan tidak akan meningkat dengan cepat. Contoh investasi ini adalah deposito dan obligasi pemerintah.
  • Investasi berisiko tinggi – Contohnya seperti crypto currency dan saham, dapat menawarkan pengembalian yang berpotensi lebih tinggi, tetapi ada resiko tinggi untuk mengalami kerugian yang signifikan selama penurunan pasar.

Memahami kinerja investasi adalah cara yang bagus untuk membantu membuat keputusan investasi yang tepat. Jadi pastikan sebelum berinvestasi kita telah mempelajari segala hal tentangnya agar kita punya gambaran luas dan tidak menyalahkan jika terjadi kerugian. Semakin banyak seseorang tahu, semakin baik keputusan yang dapat mereka buat. Dan awal yang baik adalah selalu lakukan riset atau mencari nasihat keuangan.

Baca Juga  Mengenal Product Market Fit dan Pentingnya dalam Startup

Bagaimana cara memulai investasi?

Saat ingin berinvestasi, mulailah dengan langkah-langkah ini:

  • Cari tahu kondisi keuangan kita lalu tentukan berapa banyak yang dapat diinvestasikan.
  • Tentukan tujuan dan kapan ingin mencapainya.
  • Pertimbangkan risiko dan dampaknya untuk jangka pendek/menengah/panjang.
  • Pastikan memahami apa yang diinvestasikan.
  • Pantau kinerja investasi dan sesuaikan strategi

Berinvestasi itu penting, ini adalah cara untuk membuat aset kita terus berkembang. Sebelumnya kita telah bekerja keras untuk mendapatkan penghasilan dan ketika berinvestasi harapannya adalah penghasilan itu akan semakin bertumbuh. Berinvestasi adalah bagaimana kita mewujudkan kebebasan finansial dimasa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *