Cara Merencanakan Biaya Pendidikan Anak

asuransi pendidikan anak

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa biaya pendidikan anak setiap tahun terus mengalami kenaikan sehingga setiap orang tua harus merencanakan dengan sungguh-sungguh. Besarannya pun beragam rata-rata sekitar 10% baik dari tingkat sekolah hingga perguruan tinggi dan kebutuhan biayanya diluar biaya pendidikanpun tidak sedikit.

Untuk mempersiapkan biaya pendidikan perlu perencanaan finansial agar prospek anak dalam menempuh pendidikan dapat berjalan dengan lancar hingga selesai. Sebagai orang tua, pasti akan berusaha untuk mencari tempat terbaik untuk anaknya dalam menempuh pendidikan. Agar berjalan lancar biaya pendidikan sudah harus direncanakan jauh-jauh hari agar lebih mudah dalam menyusun dan mempersiapkan uangnya.

Kamu bisa merencanakan dan mengatur anggaran biaya pendidikan anak dengan baik, pastikan dengan menyusun 4 rencana berikut ini:

  1. Lakukan tolak ukur terhadap rencana pendidikan anak

Sebelum buah hati masuk sekolah, kamu perlu memperhatikan apa saja yang diperlukan anak selama menempuh pendidikannya. Diskusikan dengan pasangan bagaimana menentukan asuransi terbaik di Indonesia menurut OJK yang menjamin pendidikan anak. Misalnya mengenai kapan anak akan memulai sekolah, dimana sekolahnya (status negeri/swasta juga perlu diperhatikan), kapan harus mengeluarkan biaya pendidikan, dan apa saja yang perlu dibayar (kewajiban sekolah, biaya hidup, peralatan sekolah, transportasi, dll).

  1. Perkirakan jumlah biaya yang diperlukan untuk menempuh jenjang pendidikan
Baca Juga  Cukupkah BLT Penuhi Biaya Hidup di Masa Pandemi Covid-19?

Sangat penting bagi kamu untuk menghitung dan mengakumulasikan jumlah biaya yang harus dikeluarkan setiap bulan/tahunnya. Perkirakan juga kemungkinan inflasi seperti naiknya biaya sekolah atau sejenisnya. Setelah mengetahui jumlah biaya pendidikan anak, kamu harus mengambil tindakan sejak dini untuk mencari modal guna mencukupi biaya tersebut. Kamu juga harus memperhatikan berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengumpulkan uang.

  1. Mulai bangun rencana tabungan pendidikan dengan investasi

Karena dalam menempuh pendidikan anak membutuhkan waktu yang terbilang lama, maka satu hal yang harus dilakukan adalah menabung untuk membiayai pendidikan di jenjang berikutnya. Penting bagi kamu untuk melakukan survei tentang biaya pendidikan di sekolah/kampus yang dituju. Hitung dan tambahkan beberapa persen untuk biaya yang harus dibayarkan pada waktunya. Sesuaikan pula biaya pendidikan anak dengan pendapatan yang Anda terima setiap bulan.

Investasi juga penting untuk membuka modal biaya pendidikan anak di masa mendatang. Berapapun budget Anda, jika mencukupi untuk berinvestasi maka tidak ada alasan untuk mengabaikannya. Kamu bisa menggunakan tabungan emas dengan menggunakan aplikasi untuk menabung persiapan pendidikan anak atau menghubungi langsung perusahaan asuransi di Jakarta untuk berkonsultasi.

  1. Melakukan manajemen keuangan yang baik
Baca Juga  Mengenal Product Market Fit dan Pentingnya dalam Startup

Berapapun biaya pendidikan anak, kamu harus membuat manajemen dan merencanakan keuangan yang baik agar keuangan dapat diatur. Jangan lupa menyesuaikan kisaran jumlah biaya pendidikan anak dengan penghasilan tetap yang kamu miliki. Melalui manajemen ini, kamu akan mengetahui apa saja masalah serta kendala selama anak menempuh pendidikannya. Tidak hanya itu, kamu juga bisa mengambil tindak lanjut untuk memperbaiki kendalanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *