Tips Untuk Menghadapi Berita Hoax di Tahun Politik

berita palsu
berita palsu

Tidak ada yang lebih mendasar bagi demokrasi daripada sebuah kebebasan informasi. Ini akan memudahkan kita untuk memahami apa yang sedang terjadi lalu kemudian menilai kebijakan dan kandidat politik mana yang paling cocok untuk mengatasi masalah tersebut. Tapi di era digital seperti sekarang ini dimana informasi menyebar begitu cepat seringkali membuat kita bingung karena begitu banyaknya informasi yang tumpang tindih.

Tapi jika membutuhkan informasi tentang bisnis maka Beranda.co.id adalah salah satu portal berita online masa kini terpercaya yang bisa kita pilih. Beranda.co.id fokus pada pemberitaan tentang perekonomian nasional, investasi, dunia bisnis dan juga tren teknologi terkini. Portal media ini menyasar generasi milenial dan gen Z dengan konten-konten yang relevan sehingga bisa menjadi rujukan pengembangan diri dalam karir dan juga bisnis.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk menghadapi berita palsu di tahun politik. 

Nah menjelang tahun politik 2024, kita harus waspada dengan hadirnya beragam informasi salah yang bisa saja mengecoh kita. Misinformasi ini biasanya sengaja disebarkan untuk membuat kita bingung dan kemudian mencoba mempengaruhi pilihan kita. Namun dampak yang paling besar dari ini adalah pada akhirnya bisa memecah belah dan mempolarisasi kita.

Baca Juga  Daftar Harga Speaker Bluetooth Terbaru Dan Terunik
berita pemilu
berita pemilu

Jangan Terbawa Emosi

Terlepas dari apa yang mungkin jadi pilihan politik kita, sebisa mungkin jangan sampai terbawa emosi dalam memandang sebuah berita. Penyedia informasi hoax tau betul tentang hal ini. Mereka mencoba memicu reaksi emosional dari masyarakat, seperti ketakutan, kemarahan, dan harapan, untuk kemudian mengesampingkan rasionalitas. Waspadai emosi kita terutama saat menerima berita yang tidak diketahui asalnya atau yang tidak didukung oleh bukti yang kredibel.

Jangan “mudah” atau membagikan artikel yang belum dibaca penuh

Jangan mudah untuk membagikan sebuah link hanya dengan membaca judulnya saja. Bila kita melakukannya, maka konten hoax itu akan terus beredar. Jadi, sebelum membagikan berita apapun, pastikan untuk membacanya dengan hati-hati dan bersikap skeptis sebelum mengirimkannya. Jangan sampai kita mempertaruhkan kredibilitas diri sendiri dengan link-link berita hoax yang akan mencemari feed teman dan anggota keluarga kita.

Hati-hati Rekayasa Ai

Dulu seringkali kita bilang no pic=hoax, tapi rasanya ini semakin tidak relevan karena kecanggihan Ai yang begitu menakjubkan. Mereka bisa memanipulasi foto bahkan vidio dengan kemiripan yang luarbiasa. Vidio dengan tokoh tertentu dapat dibuat untuk “mengatakan” apa saja. Bagi orang awam ini akan sangat sulit sekali untuk dibedakan. 

Baca Juga  CCTV Termurah untuk Pabrik Air Mineral dalam Kemasan

Bersikaplah skeptis jangan Bodo Amat

Dengan begitu banyaknya misinformasi yang beredar, lambat laun kita akan menjadi bodo amat dan tidak peduli lagi. Kita tiba pada sikap bahwa tidak ada lagi yang dapat dipercaya dan semua terlihat seperti tidak ada lagi kebenaran. Sikap seperti ini juga tidaklah tepat karena pada akhirnya orang yang salah bisa berkuasa karena orang-orang baik tidak ada lagi yang peduli.

Jadi ketika melihat sesuatu informasi palsu, salah, atau menyesatkan secara online, lakukan sesuatu: seperti periksa fakta dari media terpercaya, peringatkan orang lain dengan komentar atau balasan, posting informasi yang akurat, dan report konten palsu tersebut. Ini adalah iktia kita agar konten-konten tersebut tidak menyebar lebih jauh.

Peringatkan orang terdekat

Secara umum, orang cenderung lebih menerima pendapat dari orang yang mereka kenal daripada orang yang tidak mereka kenal. Jika seseorang yang kita kenal membagikan informasi yang salah di media sosial atau grup WA keluarga maka jangan takut untuk memeriksa faktanya. Dan jika ingin memberitahunya, pastikan untuk melakukannya dengan ramah.

Baca Juga  Ingin Donasi Online yang Aman dan Amanah? Ini Jalurnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *