Mengatasi Kulit Kepala Kering dengan Cara Tradisional

Rambut adalah salah satu bagian tubuh yang sangat mempengaruhi penampilan kita secara keseluruhan. Dengan rambut yang sehat dan terawat, kita akan tampak lebih percaya diri dan tampak segar dan menyenangkan untuk dilihat. Salah satu masalah rambut yang sering dialami oleh banyak orang adalah kulit kepala kering. Gejalanya ini tampak sama seperti ketombe, berupa gatal di kepala dan serpihan putih yang jatuh. Namun walau begitu, keduanya disebabkan oleh dua kondisi yang berbeda dan perlu penanganan yang berbeda juga.

Cara mengatasi kulit kering di kepala pada umumnya bisa dilakukan dengan cara menjaga kelembapan kulit kepala. Karena jika terlalu kering dapat membuat kulit teriritasi dan mengelupas. Kondisi kulit kepala kering ini identik seperti yang juga terjadi pada kulit di bagian tubuh lain, seperti pada lengan dan kaki. Kulit pecah-pecah bersisik dan kemudian mengelupas menjadi serpihan kecil-kecil. Sementara ketombe, penyebabnya adalah terlalu banyak minyak pada kulit kepala. Kulit berminyak itu menyebabkan sel-sel kulit terlepas dan kemudian menumpuk.

Salah satu cara untuk membedakan antara kulit kepala kering dan serpihan ketombe adalah dari penampilan serpihannya. Serpihan ketombe tampak lebih besar dan terlihat berminyak, sementara kulit kepala kering serpihannya lebih kecil. Kulit kepala kering memiliki efek yang bisa mengganggu penampilan dengan serpihan-serpihannya yang jatuh. Selain itu juga bisa membuat rambut rontok dan luka kecil jika gatal yang timbul digaruk terus menerus.

Kulit kepala kering juga bisa dipicu oleh faktor-faktor seperti ini:

  • Udara dingin dan kering
  • Terpapar matahari secara langsung
  • Dermatitis atau reaksi tidak cocok terhadap produk yang digunakan pada kulit kepala, seperti sampo, gel penata rambut, dan hairspray
  • Faktor Usia

Penanganan Kulit Kepala Kering

Kulit kepala kering memang sangat tidak nyaman, tetapi untungnya bisa diobati dengan cukup mudah. Banyak kasus kulit kepala kering bisa teratasi dengan pemilihan produk dan rutinitas perawatan rambut yang tepat. Salah satu cara untuk mengetahui apakah kita memiliki masalah kulit kepala kering atau berketombe adalah dengan mengoleskan pelembab pada kulit kepala sebelum tidur. Jika penyebabnya adalah kulit kepala kering, serpihannya akan hilang begitu kita mandi keesokan harinya. Atau kita juga bisa mencoba mengobati kulit kepala kering dengan pengobatan tradisional sehingga aman dan bebas efek samping.

Minyak kelapa/VCO

Minyak kelapa telah lama digunakan untuk memberikan manfaat bagi kesehatan kulit, tidak terkecuali kulit kepala kering. Minyak Kelapa memiliki sifat antijamur serta antibakterinya yang dapat membantu mengurangi risiko infeksi dan bahkan dapat membantu mengobati gatal di kepala. Oleskan sedikit minyak kelapa langsung ke kulit kepala, pijatkan dengan lembut secara merata. Biarkan selama setidaknya 10 menit sebelum mencucinya. Minyak Kelapa tidak hanya membantu mengatasi kulit kepala kering, tetapi juga bisa membuat rambut kita halus dan lembut.

Lidah buaya

Lidah buaya memiliki sejumlah khasiat yang dapat membantu kulit kepala kering. Ia memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi iritasi kulit, dan juga merupakan agen pelembab yang efektif. Cara menggunakannya cukup mudah, cukup oleskan secara merata pada kulit kepala, dan diamkan selama 10 menit sebelum dibilas.

Cuka sari apel

Cuka sari apel memiliki beberapa manfaat kesehatan yang dapat mengurangi gejala kulit kepala kering. Seperti antimikroba, yang berarti dapat membasmi bakteri atau jamur penyebab gatal. Juga anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi pengelupasan kulit kepala. Cara menggunakannya adalah campurkan satu bagian cuka sari apel dengan dua bagian air, dan oleskan langsung ke kulit kepala. Biarkan selama lima menit sebelum mencucinya seperti biasa.

Jika pengobatan tradisional ini belum mulai berhasil dalam dua minggu, Kita bisa mempertimbnagkan untuk membuat janji bertemu dokter untuk memastikan bahwa kulit kepala kering ini tidak disebabkan oleh penyakit tertentu yang lebih serius. Selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *