Cara Dan Syarat Sertifikasi 2014


Cara Dan Syarat Sertifikasi 2014 Proses verifikasi data calon peserta sertifikasi guru 2014 telah memasuki tahap kedua. Tahap ini telah dimulai semenjak tanggal 9 Desember 2013 lalu. Semenjak tanggal tersebut, aplikasi AP2SG telah dibuka untuk dimanfaatkan oleh operator sertifikasi dinas pendidikan di kabupaten/kota maupun operator LPMP untuk menambahkan data calon peserta sertifikasi guru 2014. Itu artinya, pemberkasan calon peserta sertifikasi guru 2014 telah dimulai, meskipun belum ada instruksi secara resmi. Untuk diketahui, pendataan guru melalui AP2SG ini adalah proses awal sebelum guru dapat mengikuti kegiatan UKG 2014 DAN sertifikasi guru 2014. Penetapan peserta ini merujuk kepada Syarat Sertifikasi 2014.

Syarat-syarat Calon Peserta Sertifikasi Guru 2014 (Prediksi)

  1. Telah memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK). Bagi guru yang mengajukan NUPTK baru pada tahun 2013 melalui sistem PADAMU NEGERI akan menerima dokumen S11 sebagai tanda bukti kepemilikan NUPTK baru.
  2. Guru yang belum memiliki sertifikat pendidik dan masih aktif mengajar di sekolah di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kecuali guru Pendidikan Agama. Sertifikasi bagi guru Pendidikan Agama dan semua guru yang mengajar di madrasah diselenggarakan oleh Kementerian Agama dengan kuota dan aturan penetapan peserta dari Kementerian Agama.
  3. Sudah menjadi guru pada suatu satuan pendidikan (PNS atau bukan PNS) pada saat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UUGD) ditetapkan tanggal 30 Desember 2005. Bagi guru yang menjadi guru setelah Undang-undang tersebut disahkan, besar kemungkinan akan mengikuti sertifikasi guru melalui jalur Pendidikan dan Pelatihan Guru (PPG).
  4. SK kepegawaian guru bersangkutan seperti yang tercantum pada poin 3 diatas haruslah SK CPNS/PNS atau SK Honor yang ditanda tangani oleh kepada daerah atau a.n kepala daerah dalam hal ini Gubernur/Walikota/Bupati atau SK Gutu Tetap Yayasan (GTY) yang ditanda tangani oleh ketua yayasan. Adapun SK pengangkatan sebagai pegawai yang ditanda tangani kepala sekolah/komite tidak dihitung.
  5. Pendidikan terakhir harus sudah S1/DIV dari perguruan tinggi terakreditasi atau minimal memiliki izin penyelenggaraan.
  6. Bagi guru yang tidak memenuhi poin 5 diatas, tetapi sudah berusia diatas 50 th dengan masa kerja diatas 20 th atau guru yang memiliki golongan IV/a.
  7. Guru yang diangkat dalam jabatan pengawas sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru dan berusia setinggi-tingginya 50 tahun pada saat diangkat sebagai pengawas satuan pendidikan.
  8. Belum memasuki usia 60 tahun pada tanggal 1 Januari 2014 yang akan datang.
  9. Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter. Jika peserta diketahui sakit pada saat datang untuk mengikuti PLPG yang menyebabkan tidak mampu mengikuti PLPG, maka LPTK BERHAK melakukan pemeriksaan ulang terhadap kesehatan peserta tersebut. Jika hasil pemeriksanaan kesehatan menyatakan peserta tidak sehat, LPTK berhak menunda atau membatalkan keikutsertaannya dalam PLPG.

Alur penetapan data peserta sertifikasi guru 2014 secara umum dapat dikelompokkan dalam 3 tahap yaitu :



  1. Peserta UKG-2013 dan belum terdaftar dalam calon peserta sertifikasi guru tahun 2014, kelompok ini selanjutnya disebut UKG NONSERTIF. Data-data calon peserta dari kelompok ini telah ditampilkan secara online melalui aplikasi AP2SG yang dapat diakses oleh seluruh guru ditanah air pada URL sergur.kemdiknas.go.id. Mereka adalah calon peserta sertifikasi guru yang telah mengikuti UKG tahun 2013, tetapi tidak terdaftar sebagai peserta sertifikasi 2013. Penayangan secara online ini memberi kesempatan kepada guru-guru yang namanaya tercantum untuk dapat melakukan koreksi kesalahan data apabila terdapat data yang tidak sesuai dengan cara melaporkan kesalahan tersebut kepada operator dinas untuk dilakukan perbaikan data melalui AP2SG. Guru yang telah pernah mengikuti UKG tidak mengikuti UKG lagi ditahun 2014 nanti.
  2. Penambahan calon peserta dari databese NUPTK, bagi calon peserta yang belum pernah mengikuti Uji Kompetensi. Proses ini mewajibkan guru sudah harus memiliki NUPTK yang sudah di verval melalui aplikasi layanan transaksional PADAMU NEGERI. Untuk diketahui, sumber data NUPTK calon peserta sertifikasi guru 2014 diperoleh melalui PADAMU NEGERI. Tetapi sistem ini tidak terintegrasi secara langsung. Artinya, apabila terjadi kesalahan data di PADAMU NEGERI, lalu guru melakukan perbaikan pada sistem PADAMU NEGERI, tidak berarti perubahan data tersebut akan langsung singkron dengan data yang ada didalam AP2SG. Karena proses pembaharuan data pada AP2SG dengan data sumber PADAMU NEGERI dilakukan secara periodik.
  3. Penambahan data peserta dari hasil evaluasi kelulusan peserta PLPG 2013. Penambahan kelompok ini kedalam AP2SG dilakukan oleh sistem aplikasi. Maksudnya adalah, peserta sertifikasi guru 2013 yang dinyatakan tidak lulus, akan terdaftar secara otomatis kedalam data AP2SG sekaligus menjadikan peserta yang bersangkutan untuk menjadi calon peserta sertifikasi guru 2014. Penambahan data dari kategori ini dilakukan oleh sistem secara otomatis.

Alur penetapan calon peserta sertifikasi guru

alur-penetapan-peserta

Prosedur Penambahan Data Peserta

Adapun prosedur penambahan data peserta yang akan dilakukan baik oleh operator dinas kabupaten/kota maupun operator LPMP adalah sebagai berikut :

prosedur-penambahan-data

Data awal tahap 2 berasal dari database NUPTK per tgl 20 November 2013 sebanyak 373.348 yang terdapat didalam sistem PADAMU NEGERI dengan memperhitungkan seluruh kriteria berikut ini :

  1. Status pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) adalah Guru.
  2. Status pegawai bukan guru tidak tetap (GTT) maupun PNS Kementerian Agama (Kemenag). Karena proses sertifikasi PNS Kemenag akan dilakukan oleh Kemenag.
  3. Belum pernah lulus atau tidak terdafatar sebagai peserta sertifikasi 2013.

Apabila data seorang guru memenuhi minimal satu dari 3 kriteria diatas, maka datanya tidak bisa dimasukkan sebagai data awal. Tujuan penyaringan kriteria tersebut adalah untuk mengurangi tugas operator, meskipun begitu masih ada yang tidak terjaring oleh kriteria terakhir khususnya sertifikasi dibawah tahun 2011.

Jika ada calon peserta yang masih belum masuk dalam data awal tahap 2 padahal data yang bersangkutan memenuhi syarat, maka dapat ditambahkan melalui fasilitas menu Penambahan Calon yang akan dilakukan oleh operator LPMP maupun operator Dinas Kabupaten/Kota. Kasus data tertentu hanya dapat ditambahkan oleh operator LPMP, misalnya jika status pegawai tercatat GTT pada sistem PADAMU NEGERI sementara berdasar berkas dilapangan/bukti fisik yang SAH menyatakan yang bersangkutan adalah PNS, maka penambahan hanya dapat dilakukan oleh operator LPMP.

Prosedur penambahan calon dilakukan dengan memasukkan NUPTK peserta, sistem melakukan pencarian NUPTK tersebut dalam referensi database NUPTK. Jika ditemukan informasi NUPTK terkait ditampilkan sebelum dikonfirmasi untuk ditambahkan.

Pelaksanaan UKG 2014 direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Februari 2014. Setelah pelaksanaan UKG tersebut, barulah akan dilaksanakan penetapan kuota peserta sertifikasi guru 2014 untuk tiap-tiap kabupaten/kota. Dan dari daftar rangking yang telah dibuat secara otomatis oleh sistem nantinya, akan dipotong sesuai dengan jumlah kuota yang dimiliki oleh kabupaten/kota masing-masing.[ps]

Click Me!

Tags:


ap2sg, Syarat ukg 2014, syarat sergur 2014, syarat sertifikasi 2014, syarat sertifikasi guru 2014, ukg kemenag 2014, syarat pemberkasan sertifikasi guru 2014, persyaratan UKG 2014, sergur kemenag 2014, sertifikasi kemenag 2014

Artikel Terkait Dengan: "Cara Dan Syarat Sertifikasi 2014"

Response on "Cara Dan Syarat Sertifikasi 2014"