Antara Demokrasi Liberal Dengan Demokrasi Sosialis

Antara Demokrasi Liberal Dengan Demokrasi Sosialis – Sahabat , kali ini kita akan melengkapi pembahasan mengenai topik demokrasi, dan yng akan kita bahas pada kesempatan kali ini dalah demokrasi liberal ala angsa Barat dengan demokrasi sosialis (biasa juga disebut demokrasi komunis) yang saat ini diterapkan di negara China dan Korea Utara. Hal ini sebenarnya urgent untuk dibahas, karena dengan mengerti kedua paham demokrasi ini, maka kita akan lebih bisa memaknai demokrasi kita sendiri yaitu demokrasi Pancasila.

Demokrasi Liberal
Demokrasi Liberal adalah suatu demokrasi yang menempatkan kedudukan badan legislatif lebih t inggi dari pada badan eksekutif. Kepala pemerintahan dipimpin oleh seorang Perdana Menteri.

Perdana menteri dan menteri-menteri dalam kabinet diangkat dan diberhentikan oleh parlemen. Dalam demokrasi parlementer Presiden menjabat sebagai kepala negara.
Demokrasi Liberal sering disebut sebagai demokrasi parlementer. Di Indonesia demokrasi ini dilaksanakan setelah keluarnya Maklumat Pemerintah NO.14 Nov. 1945. Menteri bertanggung jawab kepada parlemen.
Demokrasi liberal lebih menekankan pada pengakuan terhadap hak-hak warga negara, baik sebagai individu ataupun masyarakat. Dan karenanya lebih bertujuan menjaga tingkat represetansi warganegara dan melindunginya dari tindakan kelompok atau negara lain.
Ciri demokrasi liberal :

  • Kontrol terhadap negara, alokasi sumber daya alam dan manusiadapat terkontrol
  • Kekuasaan eksekutif dibatasi secara konstitusional,
  • Kekuasaan eksekutif dibatasi oleh peraturan perundangan,
  • Kelompok minoritas (agama, etnis) boleh berjuang, untuk memperjuangkan dirinya.

Demokrasi Sosialis
Demokrasi sosialis atau biasa juga disebut sebagai demokrasi Komunis adalah demokrasi yang sangat membatasi agama pada rakyatnya, dengan prinsip agama dianggap candu yang membuat orang berangan-angan yang membatasi rakyatnya dari pemikiran yang rasional dan nyata.




Demokrasi sosialis muncul karena adanya komunisme. Awalnya komunisme lahir sebagai reaksi terhadap kapitalisme di abad ke-19, yang mana mereka itu mementingkan individu pemilik dan mengesampingkan buruh. Komunisme adalah ideologi yang digunakan partai komunis di seluruh dunia.
Komunisme sebagai anti kapitalisme menggunakan sistem sosialisme sebagai alat kekuasaan, dimana kepemilikan modal atas individu sangat dibatasi.
Prinsip semua adalah milik rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara merata. Komunisme sangat membatasi demokrasi pada rakyatnya, dan karenanya komunisme juga disebut anti liberalisme.
Dalam komnisme perubahan sosial harus dimulai dari peran Partai Komunis. Logika secara ringkasnya, perubahan sosial dimulai dari buruh atau yang lebih dikenal dengan proletar, namun pengorganisasian Buruh hanya dapat berhasil jika bernaung di bawah dominasi partai. Partai membutuhkan peran Politbiro sebagai think-tank. Dapat diringkas perubahan sosial hanya bisa berhasil jika dicetuskan oleh Politbiro. Inilah yang menyebabkan komunisme menjadi “tumpul” dan tidak lagi diminati.
Masyarakat sosialis-komunis mendefinisikan rakyat sebagai lapisan rakyat yang menurut mereka, adalah rakyat miskin dan tertindas di segala bidang kehidupan. Rakyat miskin (kaum proletar dan buruh) akan memimpin revolusi sosialis melalui wakil-wakil mereka dalam partai komunis. Kepentingan yang harus diperjuangkan bukanlah kemerdekaan pribadi. Bahkan, kemerdekaan pribadi menurut masyarakat sosialis-komunis harus ditiadakan karena satu-satunya kepentingan hanyalah kepentingan rakyat secara kolektif, yang da lam hal ini diwakili oleh partai komunis. Dengan demikian masyarakat sosialis-komunis, juga mengakui kedaulatan rakyat. Mereka pun menjunjung tinggi demokrasi, yang dikenal sebagai demokrasi komunis.

Demikianlah sedikit pembahasan mengenai demokrasi liberal dan demokrasi sosialis/komunis, paham ini masing-masing masih diterapkan di berbagai negara, dan nyata sekali kedua paham ini amat bertolak belakang, adi tidak aneh jika pengantu kedua paham ini sering bersetegang antar satu dengan yang lainnya.[ps]

Tags:


Pengertian demokrasi liberal, demokrasi sosialis, pengertian demokrasi sosialis, demokrasi komunis, pengertian demokrasi komunis, demokrasi liberal, demokrasi sosialis komunis, demokrasi sosial, artikel demokrasi, ciri ciri demokrasi sosialis

Artikel Terkait Dengan: "Antara Demokrasi Liberal Dengan Demokrasi Sosialis"

Response on "Antara Demokrasi Liberal Dengan Demokrasi Sosialis"