Andai Aku Menjadi Ketua KPK


Andai Aku Menjadi Ketua KPK – Korupsi Lahir seiring dengan adanya kehidupan manusia, dan Katanya Korupsi itu akan hilang jika Kantong Baju sudah sudah menghadap kebawa, benarkah ??. Ya pameo-pameo diatas lahir seiring dengan susahnya korupsi diberantas, betapa tidak sejak dini, kita sebenarnya telah mengenal dan kadang mempraktekkan KKN (Korupsi Kolusi dan Nepotisme), misalnya jika ingin mendapatkan nilai yang bagus dari guru, kita rajin membawakan oleh-oleh kepada guru kita yang pada akhirnya membuat guru kita dalam menberikan nilai tidak profesional lagi.

andai aku menjadi ketua KPK

Hal lain yang sering kita lakukan tanpa kita sadari bahwa hal tersebut termasuk KKN, adalah memberikan uang pelicin kepada “yang berwenang” tatakala kita mengurus KTP misalnya, atau mengurus dokumen lainnya, nah supaya urusan kita itu cepat selesai, maka biasanya kita akan mencari sang petugas lalu menyodorkan uang pembeli rokok misalnya dengan harapan kita urusan kita akan cepat selesai. Uang pelicin itu jumlahnya memang tidak seberapa, tapi itu akan menjadi kebiasaan kita seterusnya.

Jadi intinya korupsi itu sudah “membudaya” pada masyarakat Kita, jadi Cocoklah dengan pameo-pameo diatas, yang mengisyaratkan Korupsi Kolusi dan Nepotisme  itu sangat sulit diberantas. Lantas Kita akan teprerangkap pada dengan budaya yang kurang baik ini? Yang akan menghancurkan bangsa kita baik secara fisik maupun secara moral ?. Tentu sebagai warga Negara yang baik kita mesti berteriak seraya mengamalkannya dalam setiap detak kehidupan kita “Stop Korupsi Mulai dari hal yang kecil”.

Pemerintah kita, juga peduli akan parahnya korupsi, kolusi dan Nepotisme yang sudah menggurita di negeri ini, langkah kongkrit pemerintah itu dengan salah satu aksi nyata membentuk sebuah lembaga pemberantasan Korupsi, yang lebih dikenal dengan KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi, yang saat ini dipimpin oleh Abraham Samad. KPK merupakan organisasi pemberantasan Korupsi di Indonesia dibentuk sejak tahun 2003 dengan dasar hukum Undang-udang Republik Indonesia No. 30 tahun 2002.

Kira-kira jika Admin Pustaka Sekolah menjadi Ketua KPK, hal-hal apa saja yang akan dilakukannya??, atau tindakan-tindakan apa yang diperbuat dalam memerangi Korupsi dan kolusi di Indonesia. Berikut ini beberapa hal yang akan dilakukannnya.

Andai Aku menjadi Ketua KPK

Dalam melakukan pemberantasan Korupsi Kolusi dan Nepotisme saya akan melakukan Pemberantasan Korupsi secara maksimal dengan melkasanakan beberapa langkah dibawah ini:

Langkah Pertama

Sebagai Ketua KPK Saya akan melakukan koordinasi dengan Kemendiknas dan pihak yang terkait untuk meramu sebuah kurikulum di sekolah-sekolah yang memasukkan mata pelajaran Korupsi,  dimana dalam mata pelajaran itu, memuat pengetahuan korupsi secara lengkap serta bahaya-bahaya yang ditimbulkannya, dan hasil yang diharapkan disini adalah setiap element bangsa ini mulai sejak dini mengetahui apa itu korupsi dan bahayanya, dengan demikian, maka diharapkan dengan diberlakukannya mata pelajaran korupsi di sekolah-sekolah diharapkan “budaya” korupsi kolusi dan nepotisme rantai korupsi bisa di putus pada generasi selanjutnya.



Langkah Kedua

Hal kedua yang akan saya lakukan adalah berkoordinasi dengan Pemerintah daerah di seluruh Indonesia dan pihak terkait, untuk membentuk sebuah organsisasi anti Korupsi Tingkat Desa/kelurahan, organisasi anti Korupsi mesti ada dalam setiap desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Adapun element Organisasi anti Korupsi Desa/kelurahan ini akan diambil dari Unsur Pemuda/Karang taruna, Tokoh masyarakat setempat, Tokoh agama setempat, serta dari unsure pimpinan desa/kelurahan. Tugas dari Organisasi Anti Korupsi Tingkat Desa dan keluruhan ini, adalah rutin melakukan pertemuan atau kursus-kursus pengenalan akan bahayanya Korupsi Kolusi dan Nepotisme ke warga desa atau kelurahan yang dinaungi Oleh organisasi tersebut,. Tujuan yang diharapkan dengan dibentuknya organisasi Anti Korupsi tingkat Desa atau kelurahan ini adalah memasyarakatkan atau mengenalkan secara detail mengenai bahaya Korupsi Kolusi dan Nepotisme kepada seluruh masyarakat atau warga Negara Indonesia, dengan demikian tidak ada lagi yang hanya mengenal secara samar-samar bahkan masih menganggap Korupsi Kolusi dan nepotisme itu masih berada pada area abu-abu. Semua masyarakat dari berbagai element di negeri ini mesti tahu hitamnya KKN.

Langkah Ketiga

Hal ketiga yang yang akan saya lakukan jika menjadi ketua KPK, adalah berkoordinasi dengan KPU dan pihak yang berwenang, untuk memasukkan syarat menjadi Pemimpin, mulai dari syarat menjadi kepala Dusun sampai syarat menjadi seorang pemimpin negara, syarat itu berbunyi “tidak pernah terlibat KKN dibuktikan dengan Rekomendasi dari Tim Penyidik Anti KKN”. Dengan adanya syarat ini, maka setiap orang yang akan maju untuk menjadi pejabat atau pemimpin, mesti benar-benar bersih dari Unsur KKN yang dibuktikan surat rekomendasi dari Tim anti KKN. Tim anti KKN ini dibentuk dan berada dalam naungan organisasi KPU dan KPUD, serta panitia pemilihan Kades atau Kadus. Dengan  adanya aturan ini, diharapkan setiap pemimpin atau pejabat yang ada dinegeri ini, mulai dari kepala Dusun sampai pejabat Pusat  akan bebas dari Unsur-unsur Korupsi Kolusi dan Nepotisme.

Langkah Keempat

Langkah keempat yang akan saya lakukan adalah mengusulkan kepada Pihak yang berwenang dalam membuat perundang-undangan yang memuat mengenai “Hukuman Berat” bagi seseorang yang telah dengan bukti melakukan tindak pidana Korupsi. Dengan harapan akan menjadi “shock Therapy” agar semua element bangsa ini tidak akan melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme.

Itulah empat langkah saya sebagai ketua KPK dalam memerangi bahaya Korupsi di Indonesia, yang intinya mencegah tindak Korupsi Kolusi dan nepotisme mulai dari bangku sekolah, seluruh element masyarakat,  Juga setiap unsur pejabat atau pemimpin bangsa ini, serta hukuman yang berat bagi para pelaku tindak Pidana Korupsi di Indonesia.

Semoga dengan gebrakan empat langkah saya diatas, Korupsi kolusi dan Nepotisme yang sudah membudaya di Indonesia dan sulit dihilangkan sesuai dengan pameo padaawal tulisan ini, dapat diberantas sampai ke akar-akarnya yang pada akhirnya membuat Negara kita adil dan sejahtera sesuai dengan cita-cita Panacasila dan Undang-undang Dasar 1945.[ps]



Tags:


logo KPK, kpk logo, pendidikan demokrasi yang sudah membudaya akan menjadi, logo komisi pemberantasan korupsi, gambar logo kpk, Andai saya jadi pemimpin kepala desa, kpk loggo, pendidikan demokrasi yang sudah membudaya akan menjadi?

Artikel Terkait Dengan: "Andai Aku Menjadi Ketua KPK"

Response on "Andai Aku Menjadi Ketua KPK"