Uang | Pustaka Sekolah

Home > Pendidikan > Uang

Uang

February 10th, 2013 1 Comment

Uang Sahabat Pustakers, siapa yang tidak kenal duit alias fulus alias uang. Uang merupakan suatu benda yang diterima secara umum oleh masyarakat untuk mengukur nilai, menukar, dan melakukan pembayaran atas pembelian barang dan jasa, dan pada waktu yang bersamaan bertindak sebagai alat penimbun kekayaan.

Semula, masyarakat memproduksi barang hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, lalu berkembang menjadi tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarganya tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan orang lain (untuk dijual).

Selanjutnya, terjadilah perdagangan dengan cara tukar-menukar antara barang dengan barang lain yang dinamakan barter (pertukaran innatura).

gambar uang

Syarat-syarat barter

  • Orang-orang yang akan melakukan pertukaran harus memiliki barang yang akan ditukarkan.
  • Orang-orang yang akan melakukan pertukaran harus saling membutuhkan barang yang akan dipertukarkan tersebut pada waktu yang sama.
  • Barang-barang yang akan dipertukarkan harus mempunyai nilai yang sama.

Karena menghadapi kesulitan dalam melakukan pertukaran barter, manusia terdorong untuk mencari cara pertukaran yang lebih mudah. Manusia mulai menggunakan uang barang dalam melakukan pertukaran. Contoh uang barang yaitu garam, senjata, dan kulit hewan.

Uang barang memiliki sifat-sifat sebagai berikut:

  • Digemari oleh masyarakat setempat.
  • Jumlahnya terbatas.
  • Mempunyai nilai tinggi.

Kelemahannya uang barang sebagai berikut:

  • Sulit dipindahkan.
  • Tidak tahan lama.
  • Sulit disimpan.
  • Nilainya tidak tetap.
  • Sulit dibagi tanpa mengurangi nilainya.
  • Bersifat lokal.

Kesulitan pertukaran dengan menggunakan uang barang tersebut mendorong manusia untuk menetapkan benda yang dapat digunakan sebagai perantara tukar-menukar. Benda yang dianggap cocok sebagai alat tukarmenukar adalah logam. Pada masa lalu, logam yang digunakan sebagai uang adalah emas atau perak. Mengapa masyarakat memilih emas atau perak sebagai alat perantara pertukaran?. Alasannya sebagai berikut:

  • Emas dan perak merupakan barang yang dapat diterima oleh semua anggota masyarakat karena memiliki nilai yang tinggi dan jumlahnya langka.
  • Jika dipecah nilainya tetap (tidak berkurang).
  • Tahan lama (tidak mudah rusak).

Kelemahannya penggunaan emas dan perak sebagai berikut:

  • Jumlahnya sangat terbatas sehingga tidak mudah untuk mencukupi kebutuhan masyarakat akan pertukaran.
  • Kandungan emas tiap daerah tidak sama sehingga menyebabkan persediaan emas tidak sama.

Lama kelamaan yang beredar dalam masyarakat adalah kertas sebagai tanda bukti penyimpanan emas dan perak tersebut. Di Indonesia, sekarang beredar uang kertas dan uang logam yang dikeluarkan Bank Indonesia. Kedua jenis uang tersebut memenuhi syarat-syarat sebagai berikut.

  • Dapat Diterima oleh Masyarakat Umum
  • Mudah Disimpan dan Nilainya Tetap
  • Mudah Dibawa ke Mana-mana
  • Mudah Dibagi Tanpa Mengurangi Nilai
  • Jumlahnya Terbatas Sehingga Tetap Berharga
  • Ada Jaminan

Hampir semua negara di dunia mengeluarkan uang kertas. Penggunaan uang kertas mempunyai berbagai keuntungan dan kerugian. Keuntungan penggunaan uang kertas adalah sebagai berikut:

  • Ongkos bahan dan pembuatan murah.
  • Mudah dibawa.

Kelemahan uang kertas adalah sebagai berikut.

  • Terkadang mudah dipalsukan.
  • Tidak tahan lama.

Jenis-Jenis Uang

Berdasarkan bahan yang digunakan:

  • Uang logam
  • Uang kertas

Berdasarkan lembaga yang mengeluarkannya, uang dibedakan menjadi:

  • Uang kartal (kepercayaan) yaitu uang yang dikeluarkan oleh negara berdasarkan undang-undang dan berlaku sebagai alat pembayaran yang sah. Uang kartal di negara kita terdiri atas uang logam dan uang kertas.
  • Uang giral (simpanan di bank) yaitu dana yang disimpan pada rekening koran di bank-bank umum yang sewaktu-waktu dapat dipergunakan untuk melakukan pembayaran dengan perantara cek, bilyet giro, atau perintah membayar. Uang giral dikeluarkan oleh bank umum dan merupakan uang yang tidak berujud karena hanya berupa saldo tagihan di bank.

Berdasarkan nilainya, uang dibedakan menjadi sebagai berikut.

  • Uang bernilai penuh, yaitu uang yang nilai bahannya (nilai intrinsik) sama dengan nilai nominalnya.
  • Uang tidak bernilai penuh, yaitu uang yang nilai bahannya (nilai intrinsik) lebih rendah daripada nilai nominalnya.

Fungsi Uang

  • Uang sebagai alat tukar umum. Uang berfungsi sebagai alat tukar umum apabila uang dipergunakan untuk membeli atau mendapatkan barang dan atau jasa. Contoh: kamu membeli buku dengan uang (uang ditukar dengan buku).
  • Uang sebagai satuan hitung. Uang merupakan satuan ukuran yang digunakan untuk menentukan besarnya nilai atau harga suatu barang dan jasa. Dengan adanya uang, kamu mudah menentukan nilai suatu barang. Contoh: harga sebuah kalkulator Rp150.000,00, harga sebuah buku Rp20.000,00, dan sebagainya.

Fungsi Turunan Uang:

  •  Uang sebagai alat pembayaran
  • Uang sebagai alat untuk menabung
  • Uang sebagai pemindah kekayaan
  • Uang sebagai pembentuk/penimbun kekayaan
  • Uang sebagai alat pendorong kegiatan ekonomi

Nilai Uang:

  • Nilai Nominal. Nilai nominal uang adalah nilai yang tertera/tertulis pada setiap mata uang yang bersangkutan.
  • Nilai Intrinsik. Nilai intrinsik uang adalah nilai bahan yang digunakan untuk membuat uang.
  • Nilai Riil. Nilai riil uang adalah nilai yang dapat diukur dengan jumlah barang dan jasa yang dapat ditukar dengan uang itu.

Dilihat dari penggunaannya, nilai uang dibedakan menjadi nilai internal uang dan nilai eksternal uang.

  • Nilai internal uang. Nilai internal uang adalah daya beli uang terhadap barang dan jasa.
  • Nilai eksternal uang. Nilai eksternal uang adalah nilai uang dalam negeri, jika dibandingkan dengan mata uang asing, yang lebih dikenal dengan kurs.

Demikanlah artikel yang membahas tentang uang, semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.[ps]

Tags:


gambar uang, uang, gambar uang Indonesia, kelemahan uang kertas, contoh uang barang, uang indonesia, UANG KERTAS INDONESIA, kelemahan uang barang, jenis uang berdasarkan lembaga yang mengeluarkannya, gambar uang kertas
Bagikan Tulisan Ini Melalui Tombol di bawah ini:

1 Komentar Pada “Uang”

  1. kontol la gak ada jawaban nya

 

Ayo Berkomentar

Rumah Minimalis