Teori masuknya Islam Ke Indonesia | Pustaka Sekolah

Home > Uncategorized > Teori masuknya Islam Ke Indonesia

Teori masuknya Islam Ke Indonesia

November 7th, 2011 0 Comments

Teori masuknya Islam Ke Indonesia – Pada kesempatan kali ini, Pustaka sekolah akan share mengenai topik teori masuknya Islam ke Indonesia.

Islam masuk dari Gujarat

Dibuktikan dengan adanya makam raja Islam di Samudera Pasai, yaitu Raja Malik AL Saleh, yang terbuat dari marmer. Ketika marmer tersebut retak terlihat bagian dalamnya ada relief yang menunjukkan seperti tembok kuil Hindu di Gujarat.

Islam masuk dari Persia

Di Persia ada suku yang bernama Leran, dan Di Indonesia juga ada kampung yang bernama Leran. Suku itulah yang dianggap datang ke Indonesia dan mengunakan nama suku mereka. Selain itu di Persia ada upacara peringatan wafatnya Husein dengan mengarak peti yang disebut Tabut. Sehingga bulan Muharram sering disebut juga bulan Tabut. Di Minangkabau dan Aceh ada juga yang menyebut bulan Muharram sebagai bulan Tabut. Hal ini dianggap sebagai pengaruh dari Persia.

Islam masuk dari Arab

Raja Samudera Pasai menggunakan gelar Al Malik seperti yang digunakan oleh raja di Mesir. Raja Samudera Pasai bermazhab syafii, dan mazhab Syafii sendiri yang terbesar waktu itu ada di mesir dan Mekkah.

Islam masuk pada abad ke 11

Ditemukannya nisan Fatimah Binti Maemun di Leran, Gresik yang berangka tahun 1082.

Islam masuk pada abad ke 13

Catatan perjalanan Marcopolo yang pernah singgah ke perlak Pada tahun 1292 dan berjumpa dengan orang-orang yang menganut agama Islam. Ditemukannya nisan makam raja Samudera Pasai, Sultan Malik Al Saleh yang berangka tahun 1297 M.

Agama Islam disebarkan oleh Wali Sanga:

  1. Maulana Malik Ibrahim / Maulana Magribi yang diperkirakan berasal dari Arab dan dianggap sebagai perintis penyebaran Agama Islam di Pulau Jawa.
  2. Sunan Ampel / Raden Rahmat : murid Maulana Malik Ibrahim yang juga pendiri pondok pesantren di Ampel Denta Surabaya.
  3. Sunan Bonang/ Mahdun Ibrahim : putra Sunan Ampel . Ia menciptakan beberapa lagu macapat yang didalamnya berisikan ajaran Islam, seperti tembang Durma.
  4. Sunan Drajat/ Syarifuddin : putra Sunan Ampel. Ia menumpahkan kegiatan pada upaya peningkatan kesejahteraan fakir miskin, seperti zakat, infaq.
  5. Sunan Giri/Raden Paku : sahabat karib sunan Bonang. Ia menitikberatkan pada bidang pendidikan.
  6. Sunan Kalijaga/Jaka Said : sarana dakwah yang digunakan berupa pertunjukan wayang kulit.
  7. Sunan Kudus / Ja’Far Shadiq : Ia mendapat kepercayaan dari kasultanan Demak untuk menjabat hakim tinggi dan panglima militer.
  8. Sunan Muria / Raden Umar Syaid : menyampaikan dakwah melalui seni atau tembang macapat, seperti sinom dan kinanti.
  9. Sunan Gunung Jati/ Syarif Hidayatullah : menyebarkan islam di Jawa Barat.[ps]

Tags:


teori marcopolo, catatan marcopolo tentang islam, kapan islam masuk ke indonesia menurut catatan marcopolo, catatan marco polo abad ke 11, teori masuknya islam ke indonesia, teori markopolo, penyebaran marco polo, Panglima marcopolo, Masuknya islam ke idn mnurut marcopolo, Masuknya islam di indonesia menurut marco polo
Uncategorized
Bagikan Tulisan Ini Melalui Tombol di bawah ini:

Ayo Berkomentar