Seni Bangunan Yang Bercorak Islam | Pustaka Sekolah

Home > Pendidikan > Seni Bangunan Yang Bercorak Islam

Seni Bangunan Yang Bercorak Islam

May 2nd, 2012 6 Comments

Seni Bangunan Yang Bercorak Islam – Sahabat Pustakers,Pada Kesempatan Kali ini Pustaka sekolah akan share Informasi mengenai Seni bangunan yang bercorak Islam. Seperti kita ketahui, agama islam masuk ke Indonesia pada abad ke-7 masehi dan mulai berkembang pada abad ke-13 masehi. perkembangan Islam di Indonesia hampir ke seluruh kepulauan Indonesia.

Bertolak dari kenyataan tersebut, islam banyak menghasilkan peninggalan-peninggalan sebagai saksi sejarah. Peninggalan-peninggalan tersebut antara lain sebagai berikut:

Seni Bangunan Yang Bercorak Islam

Masjid

Seni Bangunan Yang Bercorak Islam
Masjid Demak
Masjid Demak didirikan pada masa pemerintahan Raden patah. Bangunan masjid ini terletak di Kadilangu, Demak dan beratap tumpang yang menyerupai bentuk pura Hindu. Masjid Demak didirikan dengan bantuan para wali. Pembangunan masjid dipimpin langsung oleh Sunan kalijaga. keunikan masjid ini terletak dari salah satu tiang utamanya yang terbuat dari pecahan-pecahan kayu yang disebut soko tatal.

Masjid Kudus
Masjid Kudus didirikan oleh sunan Kudus. bentuk masjid ini memiliki ciri khusus. bagian menaranya menyerupai candi Hindu.

Masjid Banten
Masjid banten didirikan pada abad ke-16 M. bangunannya memiliki atap tumpang sebanyak 5 tingkat, model bangunan seperti itu untuk menggambarkan derajat yang dapat diraih oleh seseorang dalam Agama islam. Menara masjid banten dibangun oleh bangsa belanda bernama Cardel. itulah sebabnya, menara tersebut bergaya eropa menyerupai Mercu Suar.

Masjid Cirebon

Masjid Cirebon didirikan pada abad ke-16 masehi, ketika kerajaan Cirebon berkuasa. Bentuk atap masjid Cirebon juga berupa atap tumpang, terdiri atas dua tingkat.

Pesantren

Sejak masuknya Islam ke Indonesia, pesantren merupakan lembaga yang mengajarkan Islam. Pesantren pertama kali didirikan di daerah Jawa dan Madura oleh para kiai. Pesantren pertama ini dibangun pada masa Sunan Ampel yaitu pada masa pemerintahan Prabu Kertawijaya dari Majapahit. Pesatren kemudian berkembang pesat dan melahirkan kelompok-kelompok terpelajar. Para santri belajar bahasa Arab, kitab Kuning, fiqih, pendalaman Al Quran, tahuhid, akhlak, dan tradisi tasawuf. Beberapa pesantren besar yang ada di Indonesia antara lain Pesantren Tebuireng di Jombang, Pesantren Lasem di Rembang, Pesantren Lirboyo di Kediri, Pesantren Asembagus di Situbondo, Pesantren As-Shiddiqiyyah di Jakarta, Al-Kautsar Medan.

Istana

Istana adalah tempat tinggal raja atau sultan beserta keluarganya. Istana berfungsi sebagai pusat pemerintahan. Adanya istana sebenarnya karena pengaruh Hindu dan Buddha. Setelah Islam masuk, tradisi pembangunan istana masih berlangsung. Akibatnya, pada bangunan istana yang bercorak Islam, pengaruh Hindu dan Buddha masih tampak. Saat ini peninggalan Islam yang berupa Istana tinggal beberapa saja.

Kaligrafi Pada Makam

Kaligrafi adalah tulisan indah dalam huruf Arab. Tulisan tersebut biasanya diambil dari ayat-ayat suci Al Quran. Kaligrafi digunakan sebagai hiasan dinding masjid, batu nisan, gapura masjid dan gapura pemakaman. Batu nisan pertama yang ditemukan di Indonesia adalah batu nisan pada makam Fatimah binti Maimun di Leran, Surabaya. Sedangkan kaligrafi pada gapura terdapat di gapura makam Sunan Bonang di Tuban, gapura makam raja-raja Mataram, Demak, dan Gowa.

Demikianlah Artikel Pustaka sekolah yang membahas mengenai Seni bangunan yang bercorak Islam di Indonesia, semoga artikel ini tentunya dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.[ps]

Tags:


seni bangunan islam, seni bangun, seni bangunan, peninggalan kerajaan islam di indonesia beserta gambarnya, seni bangunan di indonesia, seni bangunan islam di indonesia, gambar peninggalan kerajaan islam di indonesia, gambar seni bangun, bangunan bercorak islam, seni bangun islam
Bagikan Tulisan Ini Melalui Tombol di bawah ini:

6 Komentar Pada “Seni Bangunan Yang Bercorak Islam”

  1. makasih sangat membantu untuk makalah sekolah

 

Ayo Berkomentar

Rumah Minimalis