Puasa Syawal 2014 | Pustaka Sekolah

Home > Umum > Puasa Syawal 2014

Puasa Syawal 2014

July 29th, 2014 8 Comments

Puasa Syawal – Sahabat pustakers, pada kesempatan kali ini Pustaka Sekolah akan berbagi artikel mengenai Puasa Syawal atau Puasa Sunnat 6 hari pada Bulan Syawal. Puasa merupakan perisai bagi seorang muslim baik di dunia maupun di akhirat. Di dunia, puasa adalah perisai dari perbuatan-perbuatan maksiat, sedangkan di akhirat nanti adalah perisai dari api neraka.

Salah satu puasa yang disunnahkan setelah berpuasa di bulan Ramadhan adalah puasa enam hari di bulan Syawal. Puasa ini mempunyai keutamaan yang sangat istimewa. Dari Abu Ayyub Al Anshari, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia seperti berpuasa setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164). Dari Tsauban, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa berpuasa enam hari setelah hari raya Iedul Fitri, maka seperti berpuasa setahun penuh. Barangsiapa berbuat satu kebaikan, maka baginya sepuluh lipatnya.” (HR. Ibnu Majah dan dishahihkan oleh Al Albani dalam Irwa’ul Gholil). Imam Nawawi rohimahullah mengatakan dalam Syarh Shohih Muslim 8/138, “Dalam hadits ini terdapat dalil yang jelas bagi madzhab Syafi’i, Ahmad, Dawud beserta ulama yang sependapat dengannya yaitu puasa enam hari di bulan Syawal adalah suatu hal yang dianjurkan.”

Kapan Dilaksanakan Puasa Syawal ?

Puasa Syawal dilakukan setelah hari lebaran, tidak boleh dilakukan di hari raya Idul Fithri. Hal ini berdasarkan larangan Nabi yang diriwayatkan dari Umar bin Khathab, beliau berkata, “Ini adalah dua hari raya yang Rasulullah melarang berpuasa di hari tersebut: Hari raya Iedul Fithri setelah kalian berpuasa dan hari lainnya tatkala kalian makan daging korban kalian (Iedul Adha).” (Muttafaq ‘alaih)

Keutamaan adalah berpuasa enam hari berturut-turut langsung setelah Idul Fitri. Namun jika ada orang yang berpuasa Syawal dengan tidak berturut-turut atau berpuasa di akhir-akhir bulan, maka dia masih mendapatkan keuatamaan puasa Syawal berdasarkan konteks hadits ini”. Inilah pendapat yang benar. Jadi, boleh berpuasa secara berturut-turut atau tidak, baik di awal, di tengah, maupun di akhir bulan Syawal. Sekalipun yang lebih utama adalah bersegera melakukannya berdasarkan dalil-dalil yang berisi tentang anjuran bersegera dalam beramal sholih. Sebagaimana Allah berfirman, “Maka berlomba-lombalah dalam kebaikan.” (Al Maidah: 48). Dan juga dalam hadits tersebut terdapat lafadz ba’da fithri (setelah hari raya Iedul Fithri), yang menunjukkan selang waktu yang tidak lama.

Tanggal pelaksanaan Puasa Syawal 2014

Tanggal pelaksanaan Puasa Syawal 1435 H atau pada tahun 2014 ini adalah satu hari setelah hari raya idul Fitri 1435 H, dimana pada tahun 2014 ini, Idul Fitri jatuh pada hari kamis tanggal 28 Juli 2014. Jadi Jika kita melaksanakan Puasa Syawal secara berturut-turut selama 6 hari maka, pelaksanaan Puasa Syawal itu adalah pada:

  • Selasa 29 Juli 2014
  • Rabu 30 Juli 2014
  • Kamis 31 Juli 2014
  • Jumat 1 Agustus 2014
  • Sabtu 2 Agustus 2014
  • Minggu 3 Agustus 2014

Manfaat Puasa Syawal

Membiasakan puasa setelah Ramadhan atau puasa sunnat 6 hari pada bulan Syawal memiliki banyak manfaat, di antaranya :

  • Puasa enam hari di buian Syawal setelah Ramadhan, merupakan pelengkap dan penyempurna pahala dari puasa setahun penuh.
  • Puasa Syawal dan Sya’ban bagaikan shalat sunnah rawatib, berfungsi sebagai penyempurna dari kekurangan, karena pada hari Kiamat nanti perbuatan-perbuatan fardhu akan disempurnakan (dilengkapi) dengan perbuatan-perbuatan sunnah. Sebagaimana keterangan yang datang dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam di berbagai riwayat. Mayoritas puasa fardhu yang dilakukan kaum muslimin memiliki kekurangan dan ketidak sempurnaan, maka hal itu membutuhkan sesuatu yang menutupi dan menyempurnakannya.
  • Membiasakan puasa setelah Ramadhan menandakan diterimanya puasa Ramadhan, karena apabila Allah Ta’ala menerima amal seorang hamba, pasti Dia menolongnya dalam meningkatkan perbuatan baik setelahnya. Sebagian orang bijak mengatakan: “Pahala’amal kebaikan adalah kebaikan yang ada sesudahnya.” Oleh karena itu barangsiapa mengerjakan kebaikan kemudian melanjutkannya dengan kebaikan lain, maka hal itu merupakan tanda atas terkabulnya amal pertama.
  • Puasa Ramadhan -sebagaimana disebutkan di muka- dapat mendatangkan maghfirah atas dosa-dosa masa lain. Orang yang berpuasa Ramadhan akan mendapatkan pahalanya pada hari Raya’ldul Fitri yang merupakan hari pembagian hadiah, maka membiasakan puasa setelah ‘Idul Fitri merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat ini. Dan sungguh tak ada nikmat yang lebih agung dari pengampunan dosa-dosa.
  • Dan di antara manfaat puasa enam hari bulan Syawal adalah amal-amal yang dikerjakan seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Tuhannya pada bulan Ramadhan tidak terputus dengan berlalunya bulan mulia ini, selama ia masih hidup.

Demikianlah artikel mengenai Puasa Syawal, semoga artikel ini dapat memberikan pencerahan bagi kita semua.[ps]

Tags:


akhir syawal 2012, bulan syawal sampai tanggal berapa, waktu pelaksanaan puasa syawal, akhir syawal 2013, bulan syawal 2014 sampai tanggal berapa, tanggal terakhir bulan syawal, puasa syawal berapa hari, kapan puasa syawal dilaksanakan, puasa syawal, puasa syawal 1433H
Bagikan Tulisan Ini Melalui Tombol di bawah ini:

8 Komentar Pada “Puasa Syawal 2014”

  1. Mega Chara Chan says:

    ass.. guys mw tnya nie ,, maklum baru belajar "
    syarat tuk puasa syawal tu apa z?
    apa mesti bayar utang puasa ramdhan dlu bru mnjalankan puasa syawal ?
    truss puasa syawal tu dari kapan dan sampai kapan ?

    mohon dbls yaa

Trackbacks/Pingbacks

 

Ayo Berkomentar