Perpindahan Kalor

Perpindahan Kalor Sahabat , pada kesempatan kali ini Pustaka Sekolah akan berbagi artikel mengenai perpindahan Kalor. Kalor merupakan energy yang berpindah dari benda bersuhu tinggi ke benda bersuhu rendah. Dalam kehidupan sehari-hari kita mengamati fenomena perpindahan kalor. Kita merasakan panas matahari karena adanya perpindahan kalor dari matahari ke bumi. Ketika kita mengaduk air teh, lama – lama ujung sendok yang kita pegang menjadi panas karena terjadi perpindahan kalor dari ujung sendok yang bersentuhan dengan air teh ke ujung yang kita pegang. Saat memasak air, walaupun yang dipanaskan adalah air di dasar periuk, namun lama kelamaan bagian air yang lain juga mengalami kenaikan suhu. Akhirnya seluruh bagian air yang lain juga mengalami kenaikan suhu. Kalor dapat berpindah dengan tiga cara, yaitu: konduksi, konveksi dan radiasi.

kalor

Konduksi

Definisi konduksi atau pengertian hantaran. Konduksi yaitu perpindahan kalor melalui suatu bahan, yang tidak disertai perpindahan bahan itu. Contoh ; jika ujung logam dipanaskan di atas nyala api, maka beberapa saat kemudian ujung yang lain akan menjadi ikut panas.  Proses hantaran kalor ini disebabkan oleh molekul-molekul bahan logam yang suhunya lebih tinggi akan bergetar lebih cepat dan membentur molekul-molekul lain yang suhunya lebih rendah. Benturan ini mengakibatkan molekul di sekitarnya juga bergetar lebih cepat dan suhunya naik. Kecepatan perpindahan kalor tergantung dari panjang, luas penampang, suhu dan jenis bahan tersebut. Hantaran ini disebut konduksi kalor.  Peristiwa hantaran dapat pula terjadi pada aliran listrik, disebut konduksi listrik. konduksi listrik terjadi bila electron bebas atau ion dalam logam (bahan penghantar) tidak terikat oleh atom sehingga akan bergerak bila ada medan listrik.

Konveksi

Konveksi berasal dari bahasa latin yaitu convectio yang berarti mengumpulkan. Konveksi berarti aliran. Konveksi merupakan proses perpindahan massa jenis. Misalnya air dipanaskan akan memuai sehingga massa lebih kecil, akibatnya air yang panas tadi mengalir dan tempatnya akan diisi oleh air yang lebih dingin karena massa jenisnya lebih besar. Konveksi dapat terjadi pada fluida (zat alir) baik zar cair maupun gas. Contoh konveksi antara lain terjadinya angin darat (malam hari), angin laut (siang hari), dan aliran udara dalam ruang yang berventilasi.



Radiasi

Radiasi adalah pancaran energi melalui suatu materi atau ruang dalam bentuk panas, partikel atau gelombang elektromagnetik/cahaya (foton) dari sumber radiasi. Ada beberapa sumber radiasi yang kita kenal di sekitar kehidupan kita, contohnya adalah televisi, lampu penerangan, alat pemanas makanan (microwave oven), komputer, dan lain-lain.Radiasi dalam bentuk gelombang elektromagnetik atau disebut juga dengan foton adalah jenis radiasi yang tidak mempunyai massa dan muatan listrik. Misalnya adalah gamma dan sinar-X, dan juga termasuk radiasi tampak seperti sinar lampu, sinar matahari, gelombang microwave, radar dan handphone, (BATAN, 2008). Secara garis besar radiasi digolongkan ke dalam radiasi pengion dan radiasi non-pengion, (BATAN, 2008).

  • Radiasi Pengion. Radiasi pengion adalah jenis radiasi yang dapat menyebabkan proses ionisasi (terbentuknya ion positif dan ion negatif) apabila berinteraksi dengan materi. Yang termasuk dalam jenis radiasi pengion adalah partikel alpha, partikel beta, sinar gamma, sinar-X dan neutron. Setiap jenis radiasi memiliki karakteristik khusus. Yang termasuk radiasi pengion adalah partikel alfa (α), partikel beta (β), sinar gamma (γ), sinar-X, partikel neutron.
  • Radiasi Non Pengion. Radiasi non-pengion adalah jenis radiasi yang tidak akan menyebabkan efek ionisasi apabila berinteraksi dengan materi. Radiasi non-pengion tersebut berada di sekeliling kehidupan kita. Yang termasuk dalam jenis radiasi non-pengion antara lain adalah gelombang radio (yang membawa informasi dan hiburan melalui radio dan televisi); gelombang mikro (yang digunakan dalam microwave oven dan transmisi seluler handphone); sinar inframerah (yang memberikan energi dalam bentuk panas); cahaya tampak (yang bisa kita lihat); sinar ultraviolet (yang dipancarkan matahari).

Satuan radiasi ada beberapa macam. Satuan radiasi ini tergantung pada kriteria penggunaannya, yaitu (BATAN, 2008) :

  • Satuan untuk paparan radiasi. Paparan radiasi dinyatakan dengan satuan Rontgen, atau sering disingkat dengan R saja, adalah suatu satuan yang menunjukkan besarnya intensitas sinar-X atau sinar gamma yang dapat menghasilkan ionisasi di udara dalam jumlah tertentu. Satuan Rontgen penggunaannya terbatas untuk mengetahui besarnya paparan radiasi sinar-X atau sinar Gamma di udara. Satuan Rontgen belum bisa digunakan untuk mengetahui besarnya paparan yang diterima oleh suatu medium, khususnya oleh jaringan kulit manusia.
  • Satuan dosis absorbsi medium. Radiasi pengion yang mengenai medium akan menyerahkan energinya kepada medium. Dalam hal ini medium menyerap radiasi. Untuk mengetahui banyaknya radiasi yang terserap oleh suatu medium digunakan satuan dosis radiasi terserap atau Radiation Absorbed Dose yang disingkat Rad. Jadi dosis absorbsi merupakan ukuran banyaknya energi yang diberikan oleh radiasi pengion kepada medium. Dalam satuan SI, satuan dosis radiasi serap disebut dengan Gray yang disingkat Gy. Dalam hal ini 1 Gy sama dengan energi yang diberikan kepada medium sebesar 1 Joule/kg. Dengan demikian maka : 1 Gy = 100 Rad, Sedangkan hubungan antara Rontgen dengan Gray adalah : 1 R = 0,00869 Gy.

Demikianlah artikel mengenai perpindahan kalor, semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.[ki]

Tags:


artikel definisi perpindahan kalor, aapa yang di maksud kalor suhu konveksi radiasi konduksi ?, devinis dari suhu kalor perpindahan kalor, jenis perpindahan kalor pada oven listrik, konduksi listrik hubungannya dengan massa jenis, Makalah dosis kalor dalam air, mengamati perpindahan panas, pengertian radiasi dalam perpindahan kalor, pengertian suhu kalor dan perpindahan kalor, perpindahan kalor dalam penerapan oven

Artikel Terkait Dengan: "Perpindahan Kalor"

Response on "Perpindahan Kalor"