Pengertian Metabolisme


Pengertian Metabolisme – Sahabat , pada kesempatan kali ini Pustaka Sekolah akan berbagi artikel yang berjudul Pengertian Metabilisme. Metabolisme adalah proseskimia yang menandai unsur hidup, kebanyakan berlangsung dengan zat perantara yang disebut enzim. Semua aktifitas sel dikendalikan oleh aktifitas nuklius cara pengendalian ini berkaitan dengan aktifitas nuklius memproduksi protein dimana protein ini merupakan penyusun utama dari semua organel sel maupun penggandaan kromosom. Protein yang dihasilkan meliputi protein struktural terdapat di dalam membran, serabut kontraktil dan filamen intraselluler. Protein fungsional contohnya enzim,enzim dibutuh kan sebagai biokatalisator sintesa kimiawi tubuh.

Pengertian Metabolisme

Proses sintesa protein sangat rumit dan mempergunakan molekul-molekul serta organel sel seperti asam amino, ADN,asam ribonukleat (ARN),ribosom dan enzim-enzim.

Asam amino

Oleh karena protein adalah polimerase dari asam amino, maka proses sintesa protein membutuhkan asam amino sebagai bahan  mentah. Asam amino yang umum dijumpai berjumlah 20 dan berkumpul didalam sitoplasma membentuk suatu “ kumpulan asam amino “( kecuali asam amino jenis prolin yang memiliki gugus amino dan karboksil bebas.selama sintesa protein asam amino terangkai oleh peptida yang dihasilkan oleh hidrolisa dari gugus asam dan karboksil.

Polipeptida adalah deretan asam amino yang dapat terdiri atas 51 asam amino (seperti pada insulin) sampai lebih dari 1000 asam amino ( sseperti pada fibroin,protein sutera)

ADN

Seperti diketahui molekul ADN mengandung keterangan genetik oleh karena itu sintesa protein dikontrol oleh ADN .

ARN non-genetik

3 jenis ARN yang berperan aktif dalam sintesa protein adalah ARNd berfungsi menerima kode genetik dari ADN kemudian akan meninggalkan nuklius untuk menuju ke ribosom,ARNt bertugas mengikat asam amino yang ada didalam sitoplasma untuk dibawa menuju ARNd yang telah menempel di ribosom,ARNr memiliki peran menyempurnakan atau fungsi umum untuk sintesa protein.

Ribosom adalah struktur molekuler didalam sel yang memimpin berbagai interaksi yang ada hubungannya dengan sintesa protein.oleh karena iru protein mengandung faktor – faktor yang berfungsi sebagai enzim.dalam menjalankan tugasnya ribosom membentuk suatu kelompok yang disebut poliribosom atau polisum .sedang banyaknya polisom tergantung dari jenis protein yang akan dibentuk contoh untuk membentuk insulin diperlukan 5 poisom.

Ribosom dengan sistem sentrifuga dapat dilakkan pemisaahan dan ternyata ribosom terdiri dari 2 subunit penyusun yaitu subunit besar dan subunit kecil contoh ribosom pada bakteri.E.colli  merupakan ribosom 70S terdiri dari sub unit kecil 30S dan sub unit besar 50S

Fungsi dari subunit 30S adalah tempat melekatnya ARNd pada ribosom,ARNd melekat pada ribosom dengan menggunakan kodon yang pertama yaitu (AUG) dan membentuk komplek permulaan.subunit 30S mengandung “initiation faktor” IF1,IF2,IF3.masing-masing mempunyai peran penting dalam permulaan sintesa protein.

Fungsi subunit 50S pembentukan rantai polipeptida berlangsung di dalam sub unit 50S. Diperkirakan subunit 50S mem iliki 2 sisi yang digunakan yaitu sisi”A”(sisi amino asli dari ARNt) sisi ini sebagai tempat ARNt masuk kedalam ribosom dan mengikatnya. Dan sisi “P” (sisi peptidil) setelah asam amino diikat pada sisi “A” kemudian akan dilepas kesisi “P”. Kemudian ARNt akan keluar dari ribosom melalui sisi yang berlawanan.W.D Stansfield memperkirakan adanya sisi “E” yaitu tempat keluarnya ARNt dari ribosom.melalui ini ARNt melepaskan diri dari ARNd dan ribosom. Protein adalah polipeptida ( gabungan dari beberapa asam amino) polipeptida dikatakan protein jika paling tidak memiliki berat molekul kira-kira 10.000.

Sejak lama telah diketahui bahwa untuk membentuk protein diperlukan bahan dasar yaitu amino-amino tetapi sesungguhnya bagaimanakah sesungguhnya mekanisme pembentukan protein itu ? dengan diketemukannya ADN dan ARN maka terbukalah mekanisme tersebut. Ternyata bahan genetik ADN dan ARN mempunyai peranan sangat penting dalam mensintesa protein. Beberapa tahap yang berlangsung dalam pembentukan protein ialah :

Proses Transkripsi



Prosestranskripsi   proses ini berlangsung didalam inti sel. Mula-mula bagian dari double helix membuka dibawah pengaruh enzim polimerase. ARN polimerase perupakan holoenzim, terdiri dari dua subunit yaitu yang kecil dinamakan faktor sigma, sedang yang besar disebut enzim inti terdiri dari dua unit alpha,dua unit beta dan satu unit omega. Setelah double helix membuka maka pita ARNd dibentuk sepanjang salah satu dari pita ADN itu. Basa pada ARNd dikomplementer dengan basa yang menyusun ADN itu. Contoh jika urutan basa pada Adn adalah SGS GST GAT maka rantai pada ARNd adalah GSG SGA SUA. ARNd telah disalin oleh ADN untuk membawa kode-kode genetik proses seperti ini lah yang disebut transkripsi. Pita ADN yang dapat mencetak ARNd disebut pita sens,sedang pita ADN yang tidak dapat mencetak  ARNd disebut pita nonsens. ARNd yang sudah terbentukmenerima pesan genetik dari ADN segera meninggalkan nuklius melalui pori-pori dari membran nuklius menuju ke ribosom dalam sitoplasma. ARNd menempatkan diri pada leher ribosom. Sementara itu ARNt dalam sitoplasma mengikat asam amino yang telah berenergi dengan ATP.sebuah molekul ARNt mengikat satu macam asam amino saja.sehingga paling sedikit diperlukan 20 ARNt.pada proses pengikatan asam amino diperlukan enzim amino asil sintetase, maka paling sedikit diperlukan 20 enzim semacam ini. Selanjutnya ARNt yang telah mengikat asam amino akan menuju ribosom.

Proses Penterjemahan atau Translasi

proses penterjemahan atau translasi. Pada proses translasi dapat dibedakan menjadi beberapa peristiwa penting diantaranya:

  • menempelnya ARNd pada ribosom 30S dan pembentukan poliribosom. sebelum sintesa protein ribosom 30S dengan 50S masih terpisah.mula-mula ARNd yang keluar dari nuklius menempel pada ribosom 30S dengan perantara IF1,IF2,IF3 dan GTP(guanosin tripospat).setelah menempel pada ribosom 30S maka terbentuklah kompleks permulaan.
  • pengikatan asam amino oleh ARNt/ARNp. Sementara itu ARNt akan mengikat asm amino yang terdapat didalam sitoplasma,sebelum asam amino diikat oleh ARNt terlebih dahulu asam amino diaktifkan dulu oleh ATP dan dipengaruhi oleh enzim aminosil sintetase dan dihasilkan aminoasil adenosin monopospat (AA-AMP) dan pospat anorganik (P). Kode dari ARNd tidak hanya dibaca oleh sebuah ribosom saja tetapi oleh banyak ribosom hal ini mengakibatkan terbentuknya poliribosom ( penggabungan ribosom 30S dan ribosom 50S) menjadi ribosom 70S.
  • permulaan dari sintesa protein. setelah terbentuk ribosom 70S.didalamnya terdapat ARNd yang selalu memiliki kode triplet permulaam(AUG atau AUA) yaitu ujug 5’ kodon AUG adalah untuk kode amino metionin oleh karena sintesa protein itu rantai peptida yang sselalu bertambahpanjang  dengan urutan dari gugus amino ke karboksil ( -NH2 ke –COOH) maka fungsi formal dari metionin adalah menjamin sintesa protein sesuai dengan arah./ tujuan.
  • pemanjangan rantai peptida. dengan terbentuknya ribosom 70S yang fungsional maka pemanjangan rantai polipeptida dimungkinkan dengan penambahan asam amino serta menggesernya ribosom seta RNAd dengan hadirnya molekul-molekul GTP pada tiap tahap tersedialah aminoasil ARNt baru pada sisia “A” dari ribosom. Jadi ARNt harus  pada mengikatkan diri pada kodon berikutnya yaitu pada kodon sisi”A”. Pada tahap berikutnya triplet kodon UUU mengikatkan diri pada aminoasil pada sisi”P” dengan bantuan enzim petidil transferase. Jadi selama memanjangnya rantai polipeptida tiap ARNt yang bermuatan aminoasil masuk kesisi “A: bergerak kesisi”P” kemudian kesisi”E” dan akirnya ARNd keluar dari ribosom. Proses ini berlangsung sangat cepat pada bakteri Escercia colli dengan kondisi optimal dengan asam amino berjumlah 40 dapat dihasilkan dalam 20 detik saja. Setelah sampai di ribosom, maka 3 basa dari ARNt yang berperan sebagai antikodon berpasangan dengan 3 basa dari ARNd yang disebut kodon. Misalkan ARNp dengan antikodon GSU sajalah yang dapat melepas asam amino yang dibawanya kepada kodon SGA dari ARNd.ribosom dengan ARNd bergerak satu dengan lainnya.sebuah asam amino ditambahkan pada protein yang terbentuk,setiap kali ribosom melalui 3 nukliotida ARNd yang baru. ARNt berikutnya berpasangan dengan kodon ARNd berikutnya. Asam amino yang pertama berikutnya lepas dari ARNp yang membawanya dan berangkai dengan asam amino yang datang berikutnya,perangkaian ini dengan perantara peptida. Didalam ribosom terdapat ARNr yang berfungsi melengkapi penterjemahan pesan ADN yang dibawa ARNd dalam pembentukan protein tertentu. Proses penerusan pesan Adn lewat ARNd kepada ARNt dalam rangka pembuatan protein tertentu ini dinamakan penterjemahan atau translasi. ARNt pertama yang telah melepaskan asam amino tadi akan kembali ke sitoplasma untuk mengulangi kembali pengangkutan asam amino sampai terbentuk polipeptida/ protein tertentu.

Demikianlah artikel Pustaka Sekolah mengenai Pengertian Metabolisme, Semoga artikel kesehata ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.[ps]



Tags:


pengertian metabolisme, pengertian metabolisme protein, makalah metabolisme, metabolisme, makalah metabolisme protein, penjelasan metabolisme, pengertian sel, penggabungan beberapa asam amino menjadi rantai polipeptida merupakan tugas dari, artikel tentang metabolisme, penjelasan tentang metabolisme

Artikel Terkait Dengan: "Pengertian Metabolisme"

Response on "Pengertian Metabolisme"