Pengertian Demonstrasi: Cara Berunjuk Rasa | Pustaka Sekolah

Home > Pendidikan > Pengertian Demonstrasi: Cara Berunjuk Rasa

Pengertian Demonstrasi: Cara Berunjuk Rasa

July 5th, 2012 7 Comments

Pengertian Demonstrasi: Cara Berunjuk Rasa – Sahabat Pustakers, so pasti Jika kita melihat demonstrasi atau unjuk rasa, maka so pasti ada gumaman kita, Dasar mahasiswa kerjanya cuman Bikin onar dan bikin macet saja. Yup memang sih demo itu bikin macet, tapi tahukah kita akan manfaat emonstrasi atau unjuk rasa???. Soekarno jatuh dari Kursi Kepresidenan akibat gerakan Massa (Mahasiswa & AD), Soeharto yang enggan turun dari jabatan RI 1 akhirnya lengser akibat “amukan” Demonstrasi mahasiswa 1998 silam, belom lagi gerakan-gerakan people power diluar negeri yang menumbangkan rezim lalim dengan cara berunjuk rasa.

Pustaka Sekolah akan membahas sedikit mengenai Demostrasi atau pergerakan mahasiswa serta cara-cara berdemonstrasi. Massa adalah kumpulan manusia yang bisa digerakkan sedangkan definisi atau pengertian Demostrasi sendiri adalah suatu aksi untuk menyatakan pendapat atau aspirasi ke pihak yang berwenang atau yang dapat menyalurkan, mendengarkan atau melaksanakan aspirasi yang berunjuk rasa.

Ciri Khas Demo Mahasiswa

  • Demo dengan cara persuasif atau damai disebut petisi atau slogan;
  • Demo nonkoperatif atau chaos (kekerasan) disebut embargo atau boikot;
  • Demo yang bersifat intervensi tanpa kekerasan disebut mogok atau membuat peraturan atau lembaga tandingan.

Dalam unjuk rasa atau berdemo diperlukan pimpinan lapangan yang selanjutnya disebut KORLAP (koordinator lapangan).

Syarat menjadi Korlap:

Matang spritual, idealisme, intelktual dan matang finansial;

Korlap bukanlah pimpinan organisasi yang melakukan demonstrasi, jadi seandainya korlap tertangkap aparat, maka korlap tidak akan membeberkan rencana-rencana organisasi selanjutnya, sebab korlap pada hakikatnya adalah anggota biasa organisasi yang tahu persis tujuan organisasi selanjutnya.

Adapun struktur korlap terdiri dari:

  • Korlap Utama atau pemimpin dan pengatur dilapangan;
  • Anak Korlap atau pengawas jalannya demo;
  • Negosiator;
  • Team keamanan;

Hal-hal yang perlu dalam demostrasi:

  • Manajemen lapangan atau sasaran yang dituju;
  • Setting Demo (damai. semi atau chaos/bentrok);
  • Perlengkapan (bendera, simbol, pengeras suara, dll).

Retorika

Retorika adalah cara dalam menyampaikan pendapat secara persuasif. Retorika pada hakikatnya adalah sebuah cara-cara manusia agar orang lain dapat mengikuti apa yang dikatakan atau di isyaratkan pada saat itu.

Logika

Logika adalah cara berpikir yang sesuai dengan kaidah-kaidah azas-azas atau aturan-aturan yang telah disepakati.

Sebagai manusia yang mempunyai idealisme atau jiwa militansi, ideologis (ekstrim) dan normatif (eksklusif), mahasiswa dituntut untuk selalu berpikir sebagai berikut:

  • berpikir logis dan konstruktif;
  • setiap masalah memliki arti yang berbeda;
  • menangani masalah merupakan proses belajar;
  • mengumpulkan informasi yang baik;
  • memberikan pertanyaan yang tepat (apa, dimana, kapan, mengapa, siapa dan bagiamana);
  • mencari informasi dari berbagai sudut pandang;
  • berpikir strategis atau regresif;
  • memilih solusi terbaik untuk membuat suatu keputusan.

Demikianlah artikel Pustaka Sekolah mengenai cara berujuk rasa, semoga artikel ini tentunya dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.[ps]

Tags:


pengertian demo, pengertian demontrasi, definisi demonstrasi, pengertian unjuk rasa, makalah demonstrasi, arti demonstrasi, pengertian berdemonstrasi, ciri-ciri demonstrasi, pengertian unjuk rasa atau demonstrasi, makalah tentang unjuk rasa
Bagikan Tulisan Ini Melalui Tombol di bawah ini:

7 Komentar Pada “Pengertian Demonstrasi: Cara Berunjuk Rasa”

  1. Sekar Dhea says:

    q tko waton tx like

  2. Silpania Aisyah says:

    Bukan pgertiannya………..
    tpi Gambarnya

 

Ayo Berkomentar

Rumah Minimalis