Nuzulul Qur’an | Pustaka Sekolah

Home > Umum > Nuzulul Qur’an

Nuzulul Qur’an

July 18th, 2013 2 Comments

Malam Nuzulul Qur’an – Sahabat Pustakers, pada kesempatan kali ini Pustaka Sekolah akan berbagi artikel mengenai Nuzulul Qur’an. Nuzulul Qur’an adalah sebuah mukjizat Allah SWT karena peristiwa ini merupakan proses turunnya Al-Qur’an kepada Rasul Muhammad SAW untuk memberi petujuk kepada manusia. Al-Qur’an yang pertama turun adalah Wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad adalah surat Al Alaq ayat 1-5 yang bila diterjemahkan menjadi :

  • Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan
  • Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
  • Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
  • Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam
  • Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya

Kapan Nuzulul Qur’an

Dari sejarah Islam, maka Tanggal Nuzulul Quran selalu diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan, jadi untuk tahun ini, jika kita tahun 2013 ini berpuasa pada tanggal 9 Juli 2013, maka nuzulul Qur’an atau juga disebut Malam lailatul Qadr akan jatuh pada hari Jum’at tanggal 26 Juli 2013.

Sesuai dengan surat al-Qadr bahwa Al-Qur’an diturunkan pada malam lailatul Qadr yang nota bene adanya pada 10 hari terakhir dari bulan Ramadhan tanggal-tanggal ganjil 10 terakhir bulan Ramadhan, yakni; 21, 23 25 27 29 ramadhan, jadi kita tunggu malam laitul qadr pada hari/tanggal Kamis 29 Juli 2013, sabtu 30 Juli 2013, senin 1 agustus 2013, rabu 3 agustus 2013 dan jumat 5 agustus 2013.

Secara umum Bulan ramadhan merupakan bulan mulia, dimana dalam bulan Ramadhan ini terjadi peristiwa Nuzulul Qur’an. Disamping itu bulan ramadhan merupakan bulan dimana diturunkannya kitab-kitab Allah, antara lain: seluruh kitab-kitab samawi yang lain juga diturunkan. Di bulan Ramadhan seperti yang terungkap dalam riwayat imam Ahmad bahwa Rasulullah saw bersabda:

  • Shahifah Ibrahim diturunkan pada malam pertama bulan Ramadhan,
  • Taurat diturunkan pada hari (malam) keenam bulan Ramadhan,
  • Injil diturunkan pada hari (malam) ketiga belas bulan Ramadhan,
  •  Zabur diturunkan pada malam kedelapan belas Ramadhan.

Tanda-tanda Malam Nuzulul Qur’an

Menurut Sheikh Abdul Khaliq Al-Sharrif bahwa tanda-tanda Lailatul Qadar akan ditunjukkan pada pagi harinya matahari akan memancar dan cuacanya yang agak sejuk. Sheikh Saleh Munajjid mengatakan bahwa matahari yang keluar itu tidak memancarkan cahaya. Sheikh Dr Yusuf Qaradhawi mengatakan terdapat juga berbagai tanda, seperti cahayanya merah kelemah-lemahan dan pada malam itu hujan dan angin sepoi-poi, tiada bau dan tiada sejuk sebagaimana yang disebut oleh Al-Hafiz didalam Fathul Bari’. Kata Al-Qaradhawi: “Semua tanda ini tidak memberi kepastian mengenainya. Tidak mungkin ia berulang-ulang, karena malam Al-Qadar selalu berbeda-beda cuacanya dalam berbagai negara, berbeda pula waktunya. Ia mungkin dijumpai di sebuah negara Islam yang tidak putus hujannya, dan kemungkinan di negara lain yang keluarganya bersholat istiqo’ yang berdepan dengan kemarau, dan negara-negara berbeda dari segi kepanasan dan kesejukannya, naik matahari dan turunnya, kuat atau lemah pancarannya, maka mustahil untuk mendapat titik pertemuan ini. Kajian ulama’ mengatakan: boleh di ambil malam-malam yang tertentu Lailatul Qadar itu dari sebahgian manusia. Ia hanya kelihatan kepada dia seorang saja yang melihatnya. Atau menerima mimpi didalam tidur, atau berlaku (karamah) keajaiban yang luar biasa. Atau Ia terjadi kepada keseluruhan umat Islam agar ia menerima ganjaran kepada siapa saja yang berpeluang melakunya. Dan Ia tidak nampak apa-apa yang berlaku. Kebanyakkan ulama’ mengambil pandangan yang awal tadi.

Keistimewaan Nuzulul qur’an

Sheikh Dr. Yusuf Al-Qaradhawi merujuk kepada surah Al-Qadar didalam membicarakan persoalan keistimewaan Lailatul Qadar, katanya :

“Allah telah memuliakan Al-Quran dimalam ini, dan ditambahnya dengan maqam yang mulia, yaitu kedudukan dan kemuliaannya yang sangat banyak dari kebaikan dan kelebihan dari 1000 bulan. Apa-apa ketaatan dan ibadah didalamnya menyerupai 1000 bulan yang bukan Lailatul Qadar. 1000 bulan ini menyamai 83 tahun 4 bulan. Hanya di satu malam ini lebih baik dari umur seseorang yang menghampiri 100 tahun, jika tambah berapa tahun beliau baligh dan dipertanggung jawabkan”.

Dan pada malam itu turunnya malaikat-malaikat dengan rahmat Allah dengan kesejahteraan dan barakahnya. Dan kesejahteraanya melimpah sehingga ke terbit fajar. Didalam As-sunnah, banyak hadist-hadist yang menyebutkan mengenai keutamaan Lailatul Qadar ini. Yang banyak dianjurkan untuk mencarinya pada 10 malam terakhir. Dalam Sahih Bukhari dari Hadis Abu Hurarirah, “Barangsiapa yang berqiam dimalam Al-Qadar dengan penuh keimanan dan bersungguh-sungguh maka telah diampunkannya apa yang telah lalu dari dosanya”. (Riwayat Bukhari didalam Kitab Al-Saum).

Rasulullah SAW telah memberi penjelasan kepada siapa yang lalai dan tidak memperhatikan malam tersebut, yaitu sama seperti menghalang diirinya dari menerima kebaikannya dan ganjarannya. Berkata para sahabat yang telah dinaungi mereka bulan Ramadan, “Sesungguhnya bulan ini telah hadir kepada kamu didalamnya mengandung malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Siapa yang memuliakannya maka beliau akan dimuliakan kebaikan semua perkara. Dan siapa yang tidak memuliakannya maka kebaikannya akan dihalang”. (Riwayat Ibnu Majah dari Hadis Anas, isnad Hassan sebagaimana didalam Sahih Jaami’ Al-Saghir).

Sheikh Ibnu Taimiyyah (Majmu’ fatawa – Jilid-25/286) didalam membicarakan soalan yang mana satu lebih afdal, diantara Malam Isra’ Nabi saw atau Lailatul qadar? Kata: “Sesungguhnya Malam Isra’ lebih afdal dan Malam Al-Qadar lebih afdal bila dinisbahkan kepada umat…”. Manakah yang lebih afdal 10 Zulhijjah atau 10 malam terakhir Ramadan?. Kata Ibnu Taimiyyah, “Hari 10 Zulhijjah lebih afdal dari hari 10 dari bulan Ramadan. Dan malam-malam 10 akhir Ramadan lebih afdal malam 10 Zulhijjah”. Jelas menunjukkan bahwa para ulama menyatakan bahwa malam lailatul Qadar ini sangat istimewa kepada umat Muhammad.

Hikmah Nuzulul Qur’an

Nuzulul Qur’an dalam arti turunnya Al-Qur’an kepada Rasulullah SAW secara bertahap atau berangsur-angsur itu memiliki beberapa hikmah sebagai berikut:

  • Relevan dengan Pentahapan Hukum dan Aplikasinya Sayyid Quthb menyebut para sahabat dengan “Jailul Qur’anil farid” (generasi qur’ani yang unik). Diantara hal yang membedakan mereka dari generasi lainnya adalah sikap mereka terhadap Al-Qur’an. Begitu ayat turun dan memerintahkan sesuatu, mereka langsung mengerjakannya. Interaksi mereka dengan Al-Qur’an bagaikan para prajurit yang mendengar intruksi komandannya; langsung dikerjakan segera.
  • Menguatkan bahwa Al-Qur’an benar-benar dari Allah yang Maha Bijaksana dan Maha Terpuji Ketika Al-Qur’an turun berangsur-angsur dalam kurun lebih dari 22 tahun, kemudian menjadi rangkaian yang sangat cermat dan penuh makna, indah dan fasih gaya bahasanya, terjalin antara satu ayat dengan ayat lainnya bagaikan untaian mutiara, serta ketiadaan pertentangan di dalamnya, semakin menguatkan bahwa Al-Qur’an benar-benar kalam ilahi, Dzat yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji.
  • Meneguhkan hati Rasulullah dan para sahabat. Dakwah Rasulullah pada era makkiyah penuh dengan tribulasi berupa celaan, cemoohan, siksaan, bahkan upaya pembunuhan. Wahyu yang turun secara bertahap dari waktu ke waktu menguatkan hati Rasulullah dalam menapaki jalan yang sulit dan terjal itu.
  • Tantangan dan Mukjizat. Orang-orang musyrik yang berada dalam kesesatan tidak henti-hentinya berupaya melemahkan kaum muslimin. Mereka sering mengajukan pertanyaan yang aneh-aneh dengan maksud melemahkan kaum muslimin. Pada saat itulah, kaum muslimin ditolong Allah dengan jawaban langsung dari-Nya melalui wahyu yang turun.
  • Memudahkan Hafalan dan Pemahamannya. Dengan turunnya Al-Qur’an secara berangsur-angsur, maka para kaum muslimin menjadi lebih mudah menghafalkan dan memahaminya. Terlebih, ketika ayat itu turun dengan latar belakang peristiwa tertentu atau yang diistilahkan dengan asbabun nuzul, maka semakin kuatlah pemahaman para sahabat.

Demikianlah artikel Pustaka Sekolah mengenai Nuzulul Qur’an semoga artikel ini dapat memberkan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.[ps]

Tags:


nuzulul quran, nuzulul quran 2012, sejarah nuzulul quran, malam nuzulul quran, malam nuzulul quran 2013, hikmah nuzulul quran dan lailatul qadar, nuzulul quran 2013, tema nuzulul quran, malam nuzulul quran 2012, nuzulul qur\an 2012
Bagikan Tulisan Ini Melalui Tombol di bawah ini:

2 Komentar Pada “Nuzulul Qur’an”

  1. luar biasa, syukron lapaknya bagus.

  2. Nurie Nadziefah says:

    Nuzulul Qur'an dimalam ke 17 Ramadhan.

 

Ayo Berkomentar

Rumah Minimalis