Konflik Dan Pemecahannya | Pustaka Sekolah

Home > Pendidikan > Konflik Dan Pemecahannya

Konflik Dan Pemecahannya

October 10th, 2012 4 Comments

Konflik Dan pemecahannya – Sahabat Pustakers, pada kesempatan kali ini, Pustaka Sekolah akan berbagi artikel mengenai Konflik dan solusinya. Secara Sosiologis konflik diartikan sebagai proses social antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya. Menurut kamus besar bahasa Indonesia konflik adalah percekcokkan, perselisihan, pertentangan. Konflik berasal dari kata kerja bahasa latin yaitu configure yang berarti saling memukul. Jika dilihat definisi secara sosiologis, konflik senantiasa ada dalam kehidupan masyarakat sehingga konflik tidak dapat dihilangkan tetapi hanya dapat diminimalkan.

Solusi Mengatasi Konflik

Mengatasi konflik antara pihak-pihak yang bertikai tergantung pada kemauan pihak-pihak yang berkonflik untuk menyelesaikan masalah. Selain itu juga peran aktif dari pihak luar yang menginginkan redanya konflik. Berikut adalah cara-cara untuk mengatasi konflik yang telah terjadi :

  • Tawar-menawar. Suatu penyelesaian yang dapat diterima oleh kedua belah pihak dengan mempertukarkan kesepakatan yang dapat diterima.
  • Pemecahan masalah terpadu. Usaha pemecahan masalah dengan memadukan kebutuhan kedua belah pihak. Proses pertukaran informasi, fakta, perasaan, dan kebutuhan berlangsung secara terbuka dan jujur. Menimbulkan rasa saling percaya dengan merumuskan alternative pemecahan secara bersama dengan keuntungan yang berimbang bagi kedua pihak.
  • Penarikan diri. Cara menyelesaikan masalah dengan cara salah satu pihak yang bertikai menarik diri dari hubungan dengan pihak lawan konflik. Penyelesaian ini sangat efisien bila pihak-pihak yang bertikai tidak ada hubungan. Bila pihak-pihak yang bertikai saling berhubungan dan melengkapi satu sama lain, tentu cara ini tidak dapat dilakukan untuk menyelesaikan konflik.
  • Pemaksaan dan penekanan. Cara menyelesaikan konflik dengan cara memaksa pihak lain untuk menyerah. Cara ini dapat dilakukan apabila pihak yang berkonflik memiliki wewenang yang lebih tinggi dari pihak lainnya. Tetapi bila tidak begitu cara-cara seperti intimidasi, ancaman, dsb yang akan dilakukan dan tentu pihak yang lain akan mengalah secara terpaksa.
  • Rujuk. Rujuk merupakan usaha pendekatan demi terjalinnya hubungan kerjasama yang lebih baik demi kepentingan bersama pula.
  • Persuasi. Persuasif adalah mengubah posisi pihak lain, dengan menunjukan kerugian yang mungkin timbul, dan bukti factual serta dengan menunjukkan bahwa usul kita menguntungkan dan konsisten dengan norma dan standar keadilan yang berlaku.
Demikialanlah artikel mengenai Konflik dan solusinya, semoga artikel ini dapat meberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.[ps]

 

Tags:


contoh konflik di sekolah, contoh konflik dan cara mengatasinya, konflik sekolah, contoh konflik dan solusinya, konflik di sekolah, contoh konflik sosial dalam masyarakat dan penyelesaiannya, contoh konflik dan cara penyelesaiannya, artikel contoh konflik masyarakat, contoh konflik masyarakat dan solusinya, contoh konflik sosial dan cara mengatasinya
Bagikan Tulisan Ini Melalui Tombol di bawah ini:

4 Komentar Pada “Konflik Dan Pemecahannya”

  1. Sariffudin says:

    penyesalan itu datangnya belakangan
    mohon sering dan solusinya
    ada murid siswi berhenti sekolah sudah dua bulan alasannya tidak semangat karena teman sesama seberangkatan sekolah itu pada pindah.

  2. Embun Kesturi says:

    GOOD

  3. dengan mmbaca pemasalahan yang sudah terjadi , semoga kita dapat terinspirasi dan tahu apa yang harus kita lakukan.

 

Ayo Berkomentar

Rumah Minimalis