Kegunaan Polimer


Kegunaan Polimer – Sahabat , pada kesempatan kali ini Pustaka Sekolah akan share mengenai kegunaan polimer atau Polymer. Polimer berasal dari kata Yunani , yaitu poly yang berarti banyak dan meros yang berarti unit atau bagian. Jadi senyawa polimer adalah senyawa yang besar dan berbentuk dari hasil penggambungan sejumlah unit-unit molekul yang kecil. Adapun manfaat atau kegunaan polimer adalah sebagai berikut:

Plastik Polietilentereftalat (PET)

Plastek PET merupakan serat sintetik poliester (dacron) yang transparan dengan daya tahan kuat, tahan terhadap asam, kedap udara, flexibel dan tidak rapuh. Dalam hal penggunaan, plastik PET menempati urutan pertama. Penggunaannya sekitar 72% sebagai kemasan minuman dengan kualitas yang baik. Plastik PET merupakan poliester yang dapat dicampur dengan polimer alam, seperti sutra, wol, dan katun untuk menghasilkan bahan pakaian yang bersifat tahan lama dan mudah perawatannya.

Plastik Polietena / Polietilena (PE)

Terdapat dua jenis PE, yaitu Low Density Polyethylene (LDPE) dan High Density Polyethylene (HDPE). Plastik LDPE banyak digunakan sebagai kantong plastik serta pembungkus makanan dan barang.

Plastik HDPE banyak digunakan sebagai bahan dasar membuat mainan anak-anak, pipa yang kuat, tangki korek api gas, badan radio dan telvisi serta pirngan hitam.

Polivinil Klorida (PVC)

Plastik PVC bersifat termoplastik dengan daya tahan kuat. Plastik ini juga bersifat tahan serta kedap terhadap minyak dan bahan organik. Ada dua tipe plastik PVC. yaitu berbentuk kaku dan fleksibel. Plastik bentuk kaku digunakan untuk membuat kontruksi bangunan, mainan anak-anak, pipa PVC (paralon), meja, lemari, piringsn hitam, dan beberapa komponen mobil. Adapun plastik bentuk fleksibel jenis ini digunskan untuk membuat selang plastik dan isolasi listrik.



Dalam hal penggunaan, plastik PVC menempati urutan tiga dan sekitar 68% digunakan untuk konstruksi bangunan (pipa saluran air).

Plastik Nilon

Plastik nilon merupakan poliner poliamida (proses  pembentukannya seperti pembentukan protein). Plastik nlon ditemukan pada 1930 oleh Wallace Carothers dari DuPont Company. Ketika itu, Carothers meraksikan asam adipat dan heksametilendiamin. Plastik yang bersifat sangat kuat (tidak cepat rusak) dan halus ini banyak digunakan untuk pakaian, peralatan kemah dan panjat tebing, peralatan rumah tangga, serta peralatan laboratorium.

Karet Sintetik

Karet sintetik yang terkenal adalah Styrene Butadiene Rubber (SBR), suatu polimer yang terbentuk dari reaksi polimerisasi antara stirena dan 1,3 – butadiena. Karet sintetik ini banyak dipakai untuk membuat ban kendaraan karena memiliki kekuatan yang baik dan tidak mengembang apabila terkena minyak atau bensin.

Wol

Wol adalah serat alami dari protein hewani (keratin) yang tidak larut. Struktur protein wol yang lentur menghasilkan kain dengan mutu yang baik, namun kadang-kadang menimbulkan masalah karena dapat mengerutkan dalam pencucian. Oleh karena itu, wol dicampur dengan PET untuk menghasilkan kain   yang bermutu baik dan tidak mengerut pada saat pencucian.

Kapas

Kapas merupakan serat alami dari bahan nabati (selulosa) yang paling banyak digunakan (hampir 50% pemakaian serat alami berasal dari kapas). Kain katun dibuat dari serat kapas dengan perlakuan kimia sehingga menghasilkan kain yang baik, enak dipakai, dan mudah perawatannya.

Demikianlah artikel Pustaka S3ekolah mengenai Kegunaan polimer, semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.[ps]

Tags:


kegunaan polimer, polimer dan kegunaannya, manfaat polimer, kegunaan pvc, fungsi polimer, polimer dan kegunaanya, kegunaan nilon, kegunaan poliester, kegunaan polietilena, contoh polimer dan kegunaannya

Artikel Terkait Dengan: "Kegunaan Polimer"

Response on "Kegunaan Polimer"