Kalimat Majemuk Bertingkat


Kalimat Majemuk Bertingkat – Sahabat Pustakers, pada kesempatan kali ini, Pustaka sekolah akan membahas tentang materi Bahasa Indonesia, Yup kita harus senantiasa mempelajari bahasa Indonesia Bahasa Kebanggaan kita, bangsa Indonesia. Dalam pelajaran bahasa dan sastra Indonesia, kita mengenal yang namanya Kalimat majemuk betingkat. Kalimat majemuk bertingkat memperlihatkan berbagai jenis hubungan semantis antara klausa yang membentuknya. Berikut ini Anda akan membahas hubungan tersebut.

Hubungan waktu kalimat majemuk bertingkat

Kata penghubung yang digunakan adalah sejak, semenjak, sedari, ketika, sebelum, sesudah, hingga, sementara, seraya, tatkala, selama, selagi, serta, sambil, seusai, sesudah, setelah, sehabis, sampai, hingga. Contoh: Sejak anak-anak, saya sudah terbiasa hidup sederhana.

 Hubungan syarat kalimat majemuk bertingkat

Kata penghubung yang digunakan adalah seandainya, andaikata, bilamana.

Contoh: a. Jika Anda mau mendengarkannya, saya akan bercerita; b. Pembangunan balai desa ini akan berjalan lancar andaikata seluruh warga mau berpartisipasi.

Hubungan tujuan kalimat majemuk bertingkat

Kata penghubung yang digunakan adalah agar, agar supaya, supaya, dan biar.

Contoh: Saya mengerjakan tugas itu sampai malam agar besok pagi dapat mengumpulkannya.

Hubungan konsesif kalimat majemuk bertingkat

Kata penghubung yang digunakan adalah walaupun, meskipun, kendatipun, sungguhpun. Contoh: Walaupun hatinya sedih, ibu itu tidak mau menangis di hadapan anak-anaknya.

Hubungan perbandingan kalimat majemuk bertingkat

Kata penghubung yang digunakan adalah seperti, ibarat, bagaikan, laksana, alih-alih.



Contoh: Bu Tati menyayangi kemenakannya seperti beliau menyayangi anakanaknya.

Hubungan penyebaban kalimat majemuk bertingkat

Kata penghubung yang digunakan adalah sebab, karena. Contoh: Rencana penyelenggaraan pentas seni di sekolah saya ditunda karena para pengisi acara belum siap.

Hubungan akibat kalimat majemuk bertingkat

Kata penghubung yang digunakan adalah sehingga, sampai, maka. Contoh: Pada saat ini harga buku memang sangat mahal sehingga kami tidak sanggup membelinya.

Hubungan cara kalimat majemuk bertingkat

Kata penghubung yang digunakan adalah dengan. Contoh: Ia merangkai bunga-bunga itu dengan penuh konsentrasi.

Hubungan sangkalan kalimat majemuk bertingkat

Kata penghubung yang digunakan adalah seolah-olah, seakan-akan. Contoh: Anak itu diam saja seolah-olah dia tidak melakukannya.

Hubungan kenyataan kalimat majemuk bertingkat

Kata penghubung yang digunakan adalah padahal, sedangkan. Contoh: Dia pura-pura tidak tahu, padahal dia tahu banyak hal.

Hubungan hasil kalimat majemuk bertingkat

Kata penghubung yang digunakan adalah makanya. Contoh: Wajah Tono cemberut, makanya saya takut untuk mendekatinya.

Hubungan penjelasan kalimat majemuk bertingkat

Kata penghubung yang digunakan adalah bahwa. Contoh: Ia tidak tahu bahwa ayahnya seorang karyawan teladan.

Hubungan atributif kalimat majemuk bertingkat

Contoh: a. Bibi saya yang tinggal di Surabaya bulan depan menunaikan ibadah haji; b. Kita perlu memberikan sumbangan kepada para korban bencana

Okk demikianlah artikel mengenai pelajaran bahasa indonesia dengan materi Kalimat majemuk bertingkat, semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang berharga bagi kita semua.[ps]



Tags:


contoh kalimat majemuk bertingkat, contoh-contoh kalimat majemuk bertingkat, kalimat majemuk bertingkat, contoh kalimat bilamana, contoh kalimat majemuk setara dan bertingkat, contoh kalimat laksana, 5 contoh kalimat majemuk bertingkat, contoh kalimat majemuk setara, contoh kalimat kompleks, contoh contoh kalimat majemuk bertingkat

Artikel Terkait Dengan: "Kalimat Majemuk Bertingkat"

Response on "Kalimat Majemuk Bertingkat"