Jaringan Parenkim


Jaringan Parenkim Sahabat , pada kesematan kali ini Pustaka Sekokolah akan share artikel jaringan parenkim, sebelumnya sempat dibahas mengenai jaringan Meristem. Parenkim adalah jaringan dasar yang dapat ditemukan di semua bagian pada semua organ. Pada tubuh primer, parenkim berasal dari meristem dasar. Pada pembuluh primer, parenkim berasal dari prokambium sedangkan pada tubuh sekunder berasal dari kambium pembuluh dan kambium gabus Parenkim merupakan sel hidup dengan berbagai bentuk dan terlibat dalam berbagai fungsi. Bentuk bervariasi sesuai fungsi. Sel parenkim masih bersifat meristematis, sehingga dapat berfungsi sebagai penyembuh luka, regenerasi, dan dapat berubah fungsi menjadi jaringan lain.

parenkim

Bentuk sel polihedral (memiliki 14 sisi) / isodiametris, membulat , memanjang seperti bintang  atau berlipat. Dinding sel biasanya berupa dinding primer yang tipis dengan ketebalan rata disekeliling dinding tetapi ada pula yang berdinding tebal. Sel yang berdinding tebal dapat ditemuka pada endosperm biji salak (Salaca edulis). Sel parenkim dapat tersusun rapat seperti pada endosperm tetapi dapat pula dengan ruang antar sel yang besar seperti pada tanaman air . Ruang antar sel terbentuk dari 2 atau 3 sel yang berdekatan. Ruang antar sel dapat terbentuk dengan cara skizogen, lisigen, sisolisigen, dan reksigen

Isi sel parenkim bervariasi sesuai dengan fungsinya. Sel parenkim yang berisi kloroplas disebut klorenkim berfungsi untuk fotosintesis, contoh pada daun dan batang. Sel yang berisi amilum atau butir pati disebut leukoplas berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan, contoh pada umbi Sel dapat juga berisi larutan (gula, Nitrogen, protein) atau padat (amilum, protein, lemak) sebagai cadangan makanan misalnya pada umbi, biji, atau rhizoma. Pada tangkai daun Eichornia, terdapat jaringan parenkim yang berisi udara. Banyak sel parenkim berisi tanin dan garam mineral, dapat pula berisi bermacam-macam kristal, contoh kristal druze. Jaringan parenkim ditemukan pada semua organ dan disemua bagian, yaitu pada korteks, empulur, jari-jari empulur, perisikel, endosperm, floem dan xylem.

Beberapa organ tubuh tumbuhan yang mengandung jaringan parenkim adalah sebagai berikut.



Batang

Jaringan parenkim pada batang terdapat pada empulur dan di antara epidermis dan pembuluh angkut.

Akar

Jaringan parenkim pada akar juga terletak di antara epidermis dan pembuluh angkut sebagai korteks.

Mesofil daun

Jaringan parenkim pada mesofil daun kadang-kadang berdiferensiasi menjadi jaringan tiang dan bunga karang.

Pembentuk daging buah

Pembentuk endosperma

Jaringan parenkim dibedakan berdasarkan fungsi dan bentuknya. Macam-macam jaringan parenkim berdasarkan fungsinya, antara lain seperti berikut.

  • Parenkim Asimilasi (Klorenkim). Parenkim asimilasi banyak mengandung klorofil sehingga dapat bermanfaat untuk proses fotosintesis.
  • Parenkim Udara (Aerenkim). Pada parenkim udara terdapat ruang antarsel, fungsinya adalah untuk aerasi atau pertukaran gas pada tanaman air, yaitu untuk mengapung pada permukaan air.
  • Parenkim Air. Parenkim air berfungsi untuk menyimpan air. Parenkim ini dijumpai pada tumbuhan xerofit dan epifit. Contohnya, parenkim yang terdapat pada tumbuh-tumbuhan Agave dan Aloe.
  • Parenkim Makanan. Parenkim ini berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan. Bisa terdapat pada akar, umbi, buah, dan batang. Makanan cadangan tersebut dapat berbentuk zat-zat padat, misalnya tepung, protein, lemak, dan tetestetes minyak
  • Parenkim Pengangkut. Jaringan parenkim pengangkut berguna sebagai alat pengangkut yang menghubungkan jaringan-jaringan sebelah luar dan dalam yang disebut dengan parenkim jari-jari empulur. Berdasarkan bentuknya, parenkim dibedakan menjadi empat. 1) Parenkim palisade, merupakan parenkim penyusun mesofil, kadang pada biji berbentuk sel panjang, tegak, mengandung banyak kloroplas. 2) Parenkim bunga karang, juga merupakan parenkim penyusun mesofil daun. Bentuk dan ukuran parenkim ini tak teratur dengan ruang antarsel yang lebih besar. 3) Parenkim bintang, berbentuk seperti bintang bersambungan ujungnya misalnya pada tangkai daun Canna sp. 4) Parenkim lipatan, dinding selnya mengadakan lipatan ke arah dalam serta banyak mengandung kloroplas. Misalnya pada mesofil daun pinus dan padi.

Demikianlah artikel mengenai Jaringan parenkim, semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.[ps]

Tags:


klorenkim, Parenkim asimilasi, parenkim, fungsi parenkim, fungsi ruang antar sel, fungsi parenkim pengangkut, fungsi klorenkim, Jaringan parenkim berdasarkan fungsinya, parenkim pengangkut, jaringan parenkim yang tidak mengandung kloroplas berfungsi untuk

Artikel Terkait Dengan: "Jaringan Parenkim"

Response on "Jaringan Parenkim"