Jaringan Ikat | Pustaka Sekolah

Home > Eksakta > Jaringan Ikat

Jaringan Ikat

April 23rd, 2012 6 Comments

Jaringan Ikat – Sahabat Pustakers, pada kesempatan kali ini Pustaka Sekolah akan berbagi artikel mengenai Jaringan Ikat. Jaringan Ikat berkembang dari mesenkim. Mesenkim berasal dari mesoderm yakni lapisan tengah pada embrio. Jaringan pengikat berfungsi mengikat sel-sel yang menyusun jaringan atu mengikat jaringan yang satu dengan jaringan yang lain dalam organ.

Penyusun Jaringan Ikat

Jaringan ikat tersusun atas matriks dan sel-sel jaringan ikat berikut ini adalah penjelasan detailnya:

Matriks

Matriks merupakan serabut ekstraseluler dan bahan dasar pada jaringan pengikat.Matriks terbagi atas serabut ekstraselular dan bahan dasar.

jaringan ikat

Serabut ekstraselular

serabut ekstraselular pada matriks dapat dibedakan menjadi tiga jenis yakni serabut kolagen, serabut elastik dan serabut retikular.

  • Serabut Kolagen: merupakan serabut berwarna putih yang mempunyai elastisitas rendah.
  • Serabut elastik: Serabut elastik merupakan serabut yang memiliki daya elastik tinggi. Serabut elastik tersusun atas protein dan mukopolisakarida. Serabut elastik antara lain terdapat pada pembuluh darah dan ligamen.
  • Serabut Retikular: memiliki sifat seperti serabut kolagen, yakni memilki elaksitas rendah. Serabut ini berperan menghubungkan jaringan ikat dengan jaringan lainnya.

Bahan Dasar

Bahan dasar yang menyusun matriks jaringan ikat adalah suatu larutan stengah cair yang homogen. Larutan tersebut terdiri atas mukopolisakarida sulfat dan asam hialuronat. Sifat matriks akan lentur jika asam hialuronatnya tinggi dan bersifat kaku jika mukopolisakaridanya tinggi.

Sel-Sel Jaringan Ikat

Pada matriks, terdapat berbagai jenis sel yang tertanam di dalamnya dan memiliki berbagai fungsi khusus. Jenis sel-sel jaringan ikat antara lain:

  • Fibroblas: merupakan sel jaringan ikat berbentuk serat yang berfungsi menyekresikan protein.
  • Makrofag: merupakan sel jaringan ikat yang bentuknya berubah-ubah atau tidak beraturan. Makrofag terdapat didekat pembuluh darah. Makrofag berfungsi dalam pinositosis dan fagositosis.
  • Sel Tiang: merupakan sel jaringan ikat yang berfungsi menghasilkan substansi heparin dan histamin. Heparin berfungsi mencegah pembekuan darah, sedangkan histamin berfungsi meningkatkan permeabilitas kapiler darah.
  • Sel lemak: Pada jaringan ikat terdapat sel lemak yang berfungsi menyimpan lemak. Ada jaringan ikat yang memiliki banyak sel lemak dan ada pula yang sedikit memiliki sel lemak. Jaringak ikat yang memiliki banyak sel lemak dinamakan jaringan adiposa. jenis-jenis sel jaringan ikat seperti fibroblas, makrofag, dan sel tiang masuk kedalam jaringan ikat longgar.

Demikianlah artikel yang membahas mengenai jaringan ikat, semoga artikel ini tentunya dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.[ps]

Tags:


jaringan ikat, JARINGAN EPITEL, jaringan, gambar jaringan ikat, jaringan darah, jaringan pengikat, jaringan ikat longgar, jaringan manusia, gambar jaringan epitel, jaringan ikat pada hewan
Bagikan Tulisan Ini Melalui Tombol di bawah ini:

6 Komentar Pada “Jaringan Ikat”

  1. Stevan says:

    minta jaringan pengikat dan fungsinya

 

Ayo Berkomentar