Fungsi Hati

Thursday, January 21st, 2016 - Biologi

Fungsi Hati – Sahabat Pustakers, pada kesempatan kal ini Pustaka Sekolah akan share atau berbagi mengenai artikel yang akan membahas mengenai fungsi hati atau Liver manusia. Hati yang disebut juga sebagai liver merupakan kelenjar yang paling besar dalam tubuh dan termasuk ke dalam sistem pencernaan makanan. atau tractus digestivus. Fungsi Hati dalam tubuh adalah adalah tempat distribusi makanan tempat menghancurkan eritrosit tempat penyimpanan glikogen tempat pembentukan protrombin dan fibrinogen, penghasil empedu menetralkan racun dan pembentukan urea.

fungsi hati

Hati berperan sebagai distributor makanan karena sari makanan yang berasal dari usus diangkut oleh plasma darah melalui vena porta hepatika ke hati. Selanjutnya sari makanan akan dinetralkan dalam hati. Zat yang sudah tidak mengandung racun dari hati akan didistribusikan ke jantung melalui vena hepatika.

alam Hati glukosa yang berlebih akan diubah menjadi glikogen dengan bantuan hormon insulin dal glukagon. Glikogen disimpan dalam hati sebagai makanan cadangan. Hati juga berperan dalam pembentukan protrombin dan fibriogen. Keduanya berperan dalam pembekuan darah.

Hati juga berperan dalam pembentukan eritrosit. Eriteosit yang telah berumur 120 hari akan dihancurkan dalam hati oleh sel-sel makrofag. Hemoglobin yang terdapat dalam eritrosit akan diuraikan menjadi hermin Fe2+ dan globin. Fe akan disimpan dalam hati kemudian dikirim ke sumsum tulang merah untuk pembentukan hemoglobin baru dalam eritrosit baru. Globin akan digunakan lagi untk pembentukan antibodi atau hemoglobin baru.

Empedu yang dihasillkan oleh hati memiliki pigmen bilirubin dn biliverdin yang berasal dari hermin. Bilirubin dalam empedu akan mengalami oksidasi menjadi urobilin yang memberi warna cokelat pada feses.

Fungsi hati dalam menawarkan racun erat kaitannya dengan fungsi hati sebagai pembentuk urea. Hasil pencernaan protein adalah asam amino yang akan memasuki sel tubuh. Didalam sel asam amino akan mengalami deaminasi atau lepasnya gugus NH2. Dari asam amino, NH3, dari sel dikeluarkan ke aliran darah. NH3 darah bersifat racun. Histiosit hati berfungsi menetralkan racun dengan mengeluarkan suatu senyawa asam amino ornitin.

Demikianlah artikel Pustaka Sekolah yang akan membahas mengenai funsi hati atau fungsi liver pada sistem tubuh manusia semoga artikel ini tentunya dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.[ps]

Tags:

fungsi sel histiosit, sel histiosit, peran sel histiosit, hati berperan dalam proses, peranan sel histiosit, jelaskan kerja hati dalam proses pencernaan protein, sel histiosit dalam hati berperan penting untuk, peran penting sel histiosit, peranan penting sel histiosit, peran sel histiosit dalam hati, histiosit, fungsi sel histiosit pada hati, Fungsi histiosit, sel histiosit dalam hati, sel histiosit berperan, fungsi sel histiosit dalam hati, sel histosit, hati berfungsi membuat fibrinogen serta protombin yang berperan dalam, di dalam hati terdapat sel histiosit yang memiliki peranan penting untuk, bilirubin dan biliverdin
Advertisement
loading...
Fungsi Hati | admin | 4.5